Kanker Tiroid | Penyebab, Gejala, Ciri dan Pengobatan Kanker Tiroid

Kanker Tiroid | Penyebab, Gejala, Ciri dan Pengobatan Kanker Tiroid

penyakit kanker tiroidKanker Tiroid adalah jenis penyakit yang terjadi akibat sel abnormal yang berkembang di kalenjar tiroid yang disebabkan oleh senyawa kimia atau zat karsinogen.

Umumnya, kanker tiroid menyerang wanita dibandingkan para pria. Hal ini tentu mempengaruhi fungsi tubuh wanita sebab kalenjar ini menghasilkan dan mengatur hormon reproduksi. Kebanyakan kanker ini menyerang usia 30-40 tahun namun memungkinkan menyerang usia anak muda.

4 Dampak Bahaya Yang Ditimbulkan Oleh Kanker Tiroid

1. Pembengkakan kalenjar getah bening

Hal ini disebabkan oleh sel kanker mulai ganas dan menjalar ke kalenjar getah bening. Pembengkakan kalenjar getah bening bakal terlihat dari luar dan bisa memungkinkan terjadi kanker getah bening yang semakin parah.

2. Sesak napas dan kesulitan menelan

Risiko yang harus dialami oleh penderita kanker tiroid adalah sesak napas akibat saluran pernapasan mulai terhambat. Benjolan yang semakin berkembang juga membuat penderita mulai kesulitan menelan makanan.

3. Tubuh menjadi lebih kurus

Dampak yang paling kentara dari penyakit kanker tiroid adalah kondisi tubuh yang mulai terlihat lebih kurus. Nafsu makan berkurang akibat kesulitan menelan dan tubuh mulai kekurangan nutrisi yang dibutuhkan.

4. Menyebabkan jenis kanker lain

Hal yang patut diwaspadai dari kanker ini adalah sel ganas bisa menyerang ke jaringan lain dan menyebabkan berbagai jenis penyakit kanker. Penderita kanker tiroid bisa saja terkena kanker leher, kanker tenggorokan, kanker pita suara dan kanker kalenjar getah bening.

Penyebab Kanker Tiroid

penyebab kanker tiroidAda banyak hal yang bisa Anda lakukan jika mengetahui apa yang menjadi penyebab dari penyakit satu ini, termasuk dengan suatu usaha.

Memang tak bisa kita pungkiri bahwa ada beberapa faktor yang bisa menjadi penyebab kanker tiroid dan hal ini bisa saja tak disadari.

Beberapa faktor penyebab kanker tiroid antara lain adalah :

1. Riwayat kesehatan keluarga

Adanya kelainan genetik yang diturunkan dapat menjadi penyebab beberapa kasus ini. Risiko kanker ini bisa mengalami peningkatan bila ada anggota keluarga seseorang yang pernah menderita penyakit sejenis.

2. Gangguan tiroid

Jika seseorang pernah terserang penyakit tiroid jinak seperti penyakit gondok atau peradangan kelenjar tiroid, maka orang tersebut mempunyai risiko terkena penyakit kanker tiroid yang lebih besar dibandingkan yang tidak pernah.

3. Radiasi

Masih ada penyebab kanker tiroid yang lain, yaitu radiasi. Radiasi pengobatan medis tertentu atau nuklir bisa meningkatkan risiko seseorang terkena kanker ini, terlebih jika radiasi tersebut mengenai kepala dan leher.

4. Tinggi dan berat badan

Seseorang yang memiliki berat badan berlebih dan tinggi di atas rata-rata bisa memiliki risiko yang lebih tinggi terkena penyakit ini.

5. Jenis kelamin

Wanita mempunyai risiko terkena kanker ini 2 sampai 3 kali lipat dibandingkan dengan laki-laki. Kondisi ini kemungkinan berhubungan dengan hormon yang dilepaskan ketika wanita sedang hamil atau mengalami menstruasi.

6. Gangguan pencernaan

Jika seseorang mengalami gangguan FAP (familial adenomatous pulyposis), maka orang tersebut lebih berisiko terkena kanker tiroid. FAP adalah penyakit turunan yang dikarenakan gen cacat.

7. Akromegali

Satu lagi penyebab kanker tiroid adalah akromegali, yaitu kondisi langka dimana tubuh menghasilkan hormon pertumbuhan yang terlalu banyak. Hal ini meningkatkan risiko seseorang terkena penyakit ini.

Berbagai macam faktor penyebab kanker tiroid seperti di atas bisa membuat Anda lebih waspada. Oleh karena itu, pastikan juga Anda memahami sejumlah penyebab di atas agar bisa melakukan pola hidup yang tepat.

Gejala Kanker Tiroid

gejala kanker tiroidKelenjar tiroid berperan mengatur metabolisme tubuh, denyut jantung, tekanan darah, berat badan, dan masih banyak lagi.

Munculnya sel kanker pada kelenjar tiroid akan menyebabkan beberapa fungsi dari kelenjar tiroid tersebut mengalami gangguan.

Gejala kanker tiroid biasanya terdeteksi dari rasa tidak nyaman pada tenggorokan. Umumnya, penderita yang salah melakukan diagnosa menganggap kondisi ini sebagai radang tenggorokan biasa.

Lalu, seperti apa sebenarnya gejala kanker tiroid yang bisa diketahui sejak awal untuk memudahkan penanganan? Simak infonya disini ya!

1. Sulit menelan

Kesulitan menelan secara otomatis akan menimbulkan nafsu makan berkurang yang diikuti dengan penurunan berat badan. Biasanya sulit menelan juga diakibatkan adanya pembengkakan pada kelenjar tiroid yanag berada di leher. Bila bengkak tak kunjung mengempis, perlu diperiksakan lebih lanjut untuk mengetahui kemungkinan adanya sel kanker disana.

2. Sakit tenggorokan

Rasa sakit pada tenggorokan sebagian besar dialami oleh semua orang ketika menderita penyakit tertentu. Sayangnya, terkadang mereka tidak menyadari bahwa sakit tenggorokan juga perlu diwaspadai sebagai gejala kanker tiroid yang mematikan.

Umumnya, radang tenggorokan akan berangsur pulih bila diberikan pengobatan yang tepat selama tiga sampai empat hari. Namun, bila lewat masa itu rasa nyeri tak kunjung hilang, anda perlu mewaspadainya sebagai gejala lain dari kanker tiroid.

3. Perubahan suara

Perubahan suara menjadi lebih serak dan tidak menunjukkan perbaikan dari hari ke hari. Suara menjadi semakin parau dan penderita bahkan bisa mengalami kesulitan bicara untuk beberapa waktu selama kanker masih menyebar.

4. Sakit bagian leher

Pada bagian leher yang mengalami pembengkakan pasti akan merasakan nyeri luar biasa. Apalagi, kelenjar tiroid berada di sekitar area leher dan memungkinkan penderita kesulitan saat akan beraktivitas. Kondisi ini biasanya mengindikasikan sel kanker yang sudah semakin tumbuh dan menyebar.

5. Pembengkakan

Pembengkakan atau benjolan pada penderita kanker ini umumnya terjadi di bagian leher yang menjadi satu dengan area kelenjar getah bening. Gejala kanker tiroid yang satu ini termasuk mudah untuk diamati sehingga penting ketika anda mengalami benjolan atau pembengkakan yang disertai rasa nyeri untuk segera memeriksakan ke dokter.

6. Adanya rasa nyeri pada area leher

Akibat adanya benjolan yang menyerang area saraf di sekitar leher maka daerah tersebut terkadang nyeri. Jika sudah parah maka lama kelamaan kanker tiroid mampu menyebar hingga ke bagian telinga lho. Maka jangan sampai Anda membiarkan hal ini terjadi ya.

7. Kesulitan dalam bernapas

Selain sulit menelan, beberapa kasus kanker tiroid juga mengalami kesulitan dalam bernapas. Hal ini dikarenakan adanya benjolan yang menyebabkan penyempitan tenggorokan. Dengan begitu penderita pun akan kesulitan saat menghirup oksigen.

Pengobatan Kanker Tiroid

pengobatan kanker tiroidPengobatan kanker tiroid juga menjadi salah satu hal yang sering dicari. Sering kali para penderita kanker ini berusia antara 35 – 39 tahun. Akan tetapi, beberapa kasus terjadi pada mereka yang menginjak usia 70 tahun ke atas.

Terkait dengan jenis kelamin dari penderita kanker ini, sebagian besar wanita berpeluang terkena kanker tiroid dibandingkan dengan pria. Pernyataan ini didasarkan atas adanya perubahan hormon pada wanita yang berkaitan dengan sistem reproduksinya.

Meskipun demikian, priapun akan mengalami hal ini ketika tidak menjalani gaya hidup yang lebih sehat. Ketika permasalahan ini muncul, maka pengobatan kanker tiroid akan diberikan oleh pihak medis.

Lantas, pengobatan kanker tiroid semacam apa yang akan diberikan oleh pihak dokter kepada pasiennya yang mengeluhkan permasalahan ini? berikut ulasan singkatnya.

1. Tindakan tiroidektomi

Salah satu pengobatan kanker tiroid yang dilakukan pihak medis kepada penderita adalah melalui tindakan tiroidektomi. Tindakan ini dilakukan dengan cara pengangkatan kelenjar tiroid yang dilakukan secara menyeluruh ataupun sebagian.

Untuk melakukan prosedur pengangkatan ini, tentunya dokter akan mempertimbangkan ukuran ataupun jenis dari kanker tiroid itu sendiri. Ketika Anda telah menjalani pengobatan melalui tiroidektomi, Anda akan disarankan beristirahat setidaknya 2-3 minggu demi menghindarkan berbagai aktivitas yang membebani leher.

2. Terapi pengganti hormon

Tindakan ini dilakukan sebagai bentuk pengganti hormon yang hilang setelah dilakukan pengangkatan kelenjar tiroid. Oleh sebab itu, tidak mengherankan jika pasien yang menjalankan pengobatan ini akan diminta untuk mengkonsumsi obat pengganti hormon seumur hidupnya.
Tidak hanya itu saja, pasien juga disarankan untuk mengecek darahnya guna menyesuaikan dengan dosis obat yang dikonsumsinya.

3. Pengaturan kadar kalsium

Banyak juga pasien yang menjalankan pengobatan melalui tiroidektomi akan diminta untuk melakukan perawatan yang difungsikan sebagai pengaturan kadar kalsium dalam tubuh. Hal ini dilakukan untuk mengetahui kesesuaian kadar kalsium dengan kebutuhan yang dibutuhkan oleh tubuh.

4. Perawatan dengan iodium radioaktif

Tindakan pengobatan kanker tiroid melalui perawatan iodium radioaktif dilakukan dengan tujuan untuk menghancurkan sel kanker yang mungkin saja tersisa setelah dilakukan tindakan operasi. Dengan cara ini, maka sel kanker tersebut tidak akan lagi berkembang. Sayangnya, untuk tindakan pengobatan ini tidak bisa dibarengi dengan terapi hormon, sebab akan mengganggu efektivitas.

Selain itu, Anda juga disarankan untuk mengurangi konsumsi iodium.
Ada berbagai cara pengobatan kanker tiroid yang bisa dilakukan guna menghambat pertumbuhan sel kanker.

Selain tindakan medis di atas, Anda juga bisa memanfaatkan jamur maitake yang kaya akan vitamin, mineral dan juga bahan kimia lain yang berfungsi sebagai penghambat pertumbuhan sel kanker.

Untuk itu, segera dapatkan jamur maitake ekstrak guna menghindarkan dampak buruk dari kanker tiroid serta efek samping pengobatan medis yang dilakukan.

 

Artikel Terkait :