Kanker Paru-Paru | Gejala, Penyebab dan Pengobatan Kanker Paru-Paru

Kanker Paru-Paru, Gejala, Penyebab dan Pengobatan Kanker Paru-Paru

gejala penyakit kanker paru-paruKanker paru-paru adalah kanker yang menyerang area paru-paru. Kanker ini berasal dari jaringan tipis area paru-paru itu sendiri.

Umumnya, jaringannya berupa lapisan sel yang letaknya pada saluran udara. Kanker yang sasaran utama adalah paru-paru ini rupaya merupakan kanker yang umum terjadi diidap oleh pria dan wanita di negara Singapura.

Tipe Kanker Paru-Paru yang Menyerang Seseorang

Berikut adalah beberapa tipe kanker yang menyerang area paru-paru. Dengan mengetahui tipenya, Anda akan lebih mudah mendeteksi tipe apa kanker yang menyerang paru-paru seseorang.

1. Tipe Non-Sel Kecil NSCLC

Tipe kanker paru-paru yang pertama ialah tipe non-sel kecil atau NSCLC. NSCLC adalah tipe kanker yang paling umum dari penyakit paru-paru. Kanker ini tidak memiliki tingkatan sifat agresif yang tinggi bila dibandingkan dengan tipe lainnya yaitu SCLC.

Tipe non-sel kecil atau NSLC pada umumnya cenderung tumbuh dan berkembang lebih lambat. Kesembuhan penderitanya tergantung dari diagnosa yang dilakukan sejak dini.

2. Tipe Sel Kecil SCLC

Tipe kanker paru-paru kedua yaitu SCLC atau dikenal dengan kanker sel kecil. Kanker tersebut memiliki tingkat pertumbuhan yang lebih pesat. Sel kanker ini juga menyebar dengan cepat ke area pembuluh darah dan menuju anggota tubuh yang lain.

Saat didiagnosa, tipe kanker yang menyerang paru-paru ini dikategorikan sebagai penyakit yang kompleks. Pengobatan kanker tipe sel kecil tersebut tak bisa dilakukan dengan pembedahan melainkan dengan kemoterapi.

Sebenarnya, para dokter umumnya tidak selalu menjelaskan mengapa seseorang bisa terkena kanker yang satu ini. Akan tetapi, kecenderungan orang yang memiliki faktor risiko tertentu bisa lebih besar terkena kanker khususnya di bagian paru-paru. Secara garis besar, sel paru-paru yang sudah rusak akibat faktor tertentu akan berubah menjadi kanker.

Gejala Kanker Paru-Paru

Sebagai masyarakat awam sebaiknya Anda mengetahui dengan jelas gejala penyakit kanker paru-paru. Sebab penyakit ini bisa menyerang siapa saja dan tidak memandang usia maupun jenis kelamin.

Lebih parahnya lagi banyak penderita yang akhirnya berujung maut karena terlambat dilakukan penanganan secara medis. Untuk mencegah hal tersebut agar tidak terjadi, berikut ini akan dijelaskan gejala kanker paru-paru yang perlu Anda ketahui.

1. Batuk yang sulit disembuhkan

Penyakit batuk sebetulnya bisa menyerang siapa saja tetapi jika penyakit batuk tersebut berlangsung lama dan tak kunjung sembuh sebaiknya Anda perlu waspada. Karena bisa jadi merupakan gejala penyakit kanker paru-paru.

2. Adanya perubahan saat batuk

Anda perlu waspada jika batuk yang Anda alami ternyata berubah-ubah mulai dari batuk kering, berdahak hingga berdarah. Bisa jadi batuk tersebut merupakan gejala awal munculnya kanker paru-paru.

3. Sesak napas setelah beraktivitas

Apabila setelah beraktivitas tetapi tiba-tiba Anda merasakan sesak napas hingga berbunyi, hal ini bisa menjadi salah satu gejala kanker.

4. Nyeri di bagian dada

Biasanya penyakit kanker paru-paru akan menimbulkan rasa nyeri di bagian dada, punggung dan bahu. Rasa nyeri tersebut bisa disebabkan oleh adanya metatastis di dinding dada dan pleura yang mulai membengkak.

5. Napas menjadi bersuara

Jika napas Anda menjadi bersuara atau tersengal sebaiknya perlu waspada karena hal ini bisa menjadi salah satu gejala munculnya kanker paru-paru.

6. Napas tersengal-sengal

Barangkali Anda pernah mengalami napas yang tersengal-sengal setelah melakukan kegiatan berat misalnya lari atau mengangkat beban yang berat. Hal tersebut wajar.

Yang dimaksud dengan napas tersengal-sengal di sini adalah Anda merasa cepat lelah dan kehabisan napas padahal sedang tidak melakukan aktivitas yang berat.

Ketidak wajaran ini perlu dicurigai karena bisa jadi adalah tanda paru-paru Anda terserang penyakit kanker.

7. Sakit di bagian dada

Ciri-ciri kanker paru-paru ketiga ialah rasa sakit bagian dada. Biasanya hal ini terjadi berbarengan dengan batuk. Pada kasus batuk biasa, rasa sakit di bagian dada adalah hal yang wajar.

Namun, apabila batuk sudah berhenti namun rasa sakit di dada masih terasa, maka hal tersebut bisa jadi adalah tanda bahwa paru-paru anda mengalami gangguan. Biasanya nyeri ini akan muncul secara terus menerus pada tubuh penderitanya.

Jika Anda mengalami gejala di atas sebaiknya segera periksakan diri ke dokter untuk memperoleh pertolongan dan pengobatan. Sebab semakin cepat kanker diketahui dalam tubuh seseorang, akan membuat kemungkinan untuk sembuh juga semakin besar terlebih jika kanker tersebut masih dalam stadium awal.

Pengobatan Kanker Paru-Paru Secara Medis

Berdasarkan data dari WHO, penyakit kanker paru-paru di Indonesia merupakan salah satu kanker yang sering menyerang kaum laki-laki. Tahun 2012, Indonesia memiliki 25.322 kasus penyakit kanker paru-paru terhadap kaum pria. Sedangkan terhadap kaum wanita terdapat 9.374 kasus.

Angka kasus kanker paru lebih didominasi penderita berusia di atas 40 tahun. Langkah pengobatannya bisa dengan beberapa tindakan medis.

Beberapa jenis operasi dalam pengobatan kanker paru-paru antara lain :

1. Lobektomi

Lobektomi adalah operasi pengangkatan bagian lobus yang terserang kanker pada satu organ paru. Namun paru-paru masih dapat berfungsi karena lobus yang tersisa.

2. Pneumonektomi

Pneumonektomi adalah operasi pengangkatan 1 sisi organ paru-paru tetapi secara keseluruhan. Pelaksanaan operasi ini hanya dilakukan jika terpaksa, seperti dikarenakan sel-sel kanker ada di tengah organ paru-paru maupun sel kanker sudah menyebar pada seluruh bagian organ paru-paru (satu sisi).

Penderita kanker paru-paru tetap bisa bernapas sesudah operasi. apabila sebagian paru-paru diangkat, maka sisa jaringan akan mengembang meski butuh waktu beberapa lama.

Sama halnya bila menjalani prosedur operasi-operasi lainnya, tindakan operasi pengangkatan organ paru-paru memungkinkan juga berujung pada komplikasi.

Beberapa komplikasi yang mungkin terjadi setelah operasi kanker paru-paru diantaranya peradangan paru-paru, penggumpalan darah dan pendarahan.

Langkah pengobatan kanker paru-paru selain operasi antara lain :

1. Radioterapi

Tindakan medis radioterapi juga menjadi salah satu langkah pengobatan kanker paru-paru. Radioterapi bertujuan membasmi sel kanker yang tersisa pada kondisi pasien pasca operasi.

Apabila dokter menyatakan bahwa tindakan operasi tidak mungkin dilakukan, maka radioterapi diterapkan untuk redakan gejala yang muncul, mengurangi intensitas rasa sakit serta memperlambat penyebaran kanker.

2. Kemoterapi

Langkah pengobatan lainnya yang biasa diterapkan pada penderita kanker paru-paru ialah kemoterapi secara berkala selama beberapa minggu maupun beberapa bulan.

Tindakan kemoterapi juga bisa disarankan dokter agar dilakukan pasca operasi yang berfungsi untuk menghancurkan sel-sel kanker sisa operasi.

Pasien yang menjalani kemoterapi biasanya akan mengalami efek samping antara lain mual, muntah, kelelahan fisik, sariawan, dan kerontokan rambut. Dengan menjalani Kemoterapi, beberapa kasus tubuh pasien juga bisa menjadi rentan terkena infeksi.

3. Fotodinamik

Tindakan pengobatan ini bisa digunakan bagi pasien kanker paru-paru yang masih dalam stadium awal tetapi dia menolak melakukan operasi. Dalam terapi Fotodinamik ini, satu tabung pipih dimasukkan pada lokasi kanker.

Selanjutnya sinar laser ditembakkan dari tabung tersebut. Tindakan ini bertujuan menghancurkan jaringan kanker.

4. Terapi biologis

Pengobatan ini menggunakan obat-obatan sejenis erlotinib serta gefitinib. Terapi biologis berfungsi menghambat tumbuhnya sel-sel kanker.

Tindakan ini biasanya direkomendasikan pada penderita kanker paru-paru yang nonsel kecil dan telah menyebar hingga sulit diobati menggunakan langkah radioterapi maupun operasi.

5. Kryoterapi

Langkah medis ini dilakukan apabila kanker sudah membuat sumbatan di saluran udara. Kryoprobe merupakan alat yang akan diletakkan di jaringan kanker, lalu menghasilkan suhu yang sangat dingin. Dikarenakan suhu sangat dingin tersebut maka akan menyusutkan jaringan kanker.

Alternatif Pengobatan Kanker Paru-Paru dengan Jamur Maitake

Tak hanya enak, jenis jamur maitake mempunyai banyak manfaat bagi kesehatan. Penyakit kanker cukup ampuh dihentikan perkembangannya dengan mengonsumsi jamur maitake

Beberapa peneliti telah menguak manfaat jamur maitake. Dalam studi klinis jamur maitake, peneliti menemukan terdapat kandungan MD-Fraction yang terbukti bermanfaat melawan kanker paru-paru.

Untuk penjelasan lebih lanjut silakan membaca artikel tentang  Jamur Maitake Sebagai Obat Sakit Kanker, Tumor & Gangguan Sistem Kekebalan Tubuh

Artikel Terkait :