penyakit kanker serviks pada wanita

Kanker Serviks | Jenis, Penyebab, Gejala, Ciri Dan Pengobatannya

Kanker Serviks – Jenis, Penyebab, Gejala, Ciri Dan Pengobatan Kanker Serviks

kanker serviks adalah kanker yang menyerang leher rahimKanker serviks adalah kanker yang terjadi akibat kerusakan dan perkembangan sel yang tidak normal di area leher atau mulut rahim.

Kanker yang satu ini menyerang wanita dan tergolong berbahaya. Oleh karena itu, tak jarang ada banyak orang yang khawatir dengan adanya penyakit kanker yang satu ini.

Keberadaan kanker yang menyerang serviks ini hanya terjadi pada wanita. Hal tersebut karena area serviks hanya dimiliki oleh kaum wanita, sedangkan pria tidak.

Maka, tak heran jika seluruh penderita kanker ini adalah kaum wanita. Namun demikian, bukan berarti kanker ini bisa dianggap remeh oleh pria, terlebih yang anggota keluarganya mengidap penyakit serupa.

Jenis-jenis kanker serviks

jenis-jenis kanker serviksSetelah mengetahui gambaran umum tentang kanker serviks seperti di atas, tak ada salahnya jika Anda juga mengetahui beberapa info lebih lanjut.

Kanker yang satu ini memang memiliki beberapa jenis yang dikategorikan berdasarkan tipenya. Jika Anda mengetahuinya, maka penanganan akan tepat.

Ada beberapa jenis dari penyakit ini yang tergolong sulit untuk ditangani. Beberapa jenis dari kanker ini antara lain seperti melanoma, adenosquamous, adenosarcoma, adenocarcinoma, lymphoma, dan small cell carcinoma.

Setelah mengetahui beberapa hal di atas, tak ada salahnya Anda melakukan penanganan yang tepat. Dengan mengenal informasi lebih detail, Anda pun bisa menentukan apa yang harus dilakukan sebagai pencegahannya.

Mengetahui Penyebab Kanker Serviks

penyebab kanker serviks pada wanitaBanyak penyandang kanker tersebut berujung pada kematian karena penanganan yang telat. Agar tidak terjangkit penyakit tersebut, maka perlu sekali mengetahui penyebab kanker serviks. Sehingga di kemudian hari Anda dapat terhindar jauh-jauh dari serangan kanker.

Salah satu penyebab kanker serviks adalah Human Papillomavirus atau sering disingkat HPV. Menurut penelitian sekitar 99,7 persen pengidap kanker ini disebabkan oleh virus HPV. HPV ini memiliki lebih dari 100 jenis virus.

Terdapat sekitar 15 jenis HPV yang berpotensi memicu penyebab kanker serviks. Jenis HPV yang paling sering menyebabkan kanker adalah HPV 16 dan HPV 18.

HPV ini bisa menyebar ke tubuh melalui hubungan seksual, atau kontak langsung antar kelamin., pertukaran cairan tubuh, membrane mukosa, atau oral seks. Setelah melakukan hubungan seksual diperkirakan sebanyak 33 persen wanita terkena kanker ini.

Sampai saat ini belum ada obat yang dapat menyembuhkan HPV ini. Virus HPV bisa menetap atau hilang begitu saja dari dalam tubuh tanpa penanganan apapun.

Agar tidak terjangkit virus HPV disarankan bagi wanita untuk melakukan vaksinasi HPV agar tidak mudah tertular.

Selain HPV, penyebab kanker serviks bisa dipicu oleh sel prakanker. Sel prakanker merupakan tahap dimana sel sehat berpotensi berubah menjadi sel kanker.

Dalam istilah kedokteran, sel prakanker disebut dengan Cervical Intraepithelial Neoplasia (CIN). Pertumbuhan sel CIN menjadi sel kanker cenderung lambat. Biasanya membutuhkan waktu sekitar 10-20 tahun.

Dalam proses perkembangannya, CIN memiliki tiga stadium;

1. CIN 1.

Kondisi ini terjadi ketika sel-sel rahim mengalami perubahan yang tidak terlalu signifikan. Pada tahapan ini perlu dilakukan pemantauan, karena masih ada kemungkinan sel-sel dapat normal kembali tanpa perlu penanganan medis.

2. CIN 2.

Terjadi perubahan yang lebih signifikan. Sel-sel abnormal perlu diangkat oleh dokter.

3. CIN 3.

Perubahan sel pada tahap in sangat abnormal namun belum berpotensi menjadi kanker. Sel CIN 3 juga akan diangkat oleh dokter.

Gejala Kanker Serviks

gejala kanker serviks pada wanitaKanker serviks atau Kanker mulut rahim adalah salah satu jenis kanker paling sering menyerang kaum hawa. Berdasarkan data dari WHO (badan kesehatan dunia), penyakit kanker serviks ini dialami lebih dari 1 juta wanita di seluruh dunia.

Berikut ini gejala awal penyakit kanker serviks yang perlu diwaspadai :

1. Vagina mengeluarkan darah

Waspadalah apabila secara tiba-tiba vagina mengeluarkan bercak darah, padahal bukan masa menstruasi. Waspadai juga bila setiap kali setelah berhubungan seksual, vagina juga mengeluarkan darah. maka bisa jadi hal tersebut merupakan gejala awal kanker serviks. Selain itu, bisa juga menjadi gejala kanker serviks apabila darah ketika masa menstruasi jumlahnya menjadi lebih banyak melebihi normal.

2. Panggul mengalami rasa sakit

Apakah bagian panggul Anda sering kali merasakan nyeri atau sakit tanpa sebab yang jelas? Apabila iya, sebaiknya jangan menganggap remeh nyeri tersebut.

Apabila rasa nyeri di panggul saat masuk masa menstruasi mungkin hal yang biasa. Namun apabila rasa nyeri atau sakit pada panggul dirasakan saat melakukan hubungan seksual, maka waspadalah karena nyeri panggul tersebut tidak normal bahkan bisa menjadi gejala awal.

3. Keputihan tidak normal

Faktanya, wanita mengalami keputihan merupakan hal normal. Namun waspadalah apabila keputihan menunjukkan ciri tidak normal, misalnya cairan keputihan berbau menyengat.

Warna cairan keputihan juga perlu diperhatikan, karena keputihan yang tidak normal juga menjadi gejala kanker serviks.

4. Terjadi perubahan jadwal buang air besar

Jadwal buang air besar yang tidak normal juga bisa menjadi pertanda penyakit tertentu, salah satunya kanker serviks. Mengalami sulit BAB bukan sekedar pertanda tubuh kurang serat.

Wanita yang menderita kanker serviks biasanya juga mengalami sulit BAB. Apabila jaringan telah tumbuh besar, maka benjolan kanker tersebut bisa menekan usus hingga mengalami sulit BAB.

5. Mengalami lelah berlebihan

Mudah mengalami lelah merupakan suatu gejala umum yang dialami oleh penderita penyakit kronis, salah satunya menjadi gejala kanker serviks. Kelelahan terjadi karena sel-sel jahat sudah aktif mempengaruhi kinerja organ tubuh.

Ciri-ciri Kanker Serviks

ciri-ciri kanker serviks pada leher dan mulut rahimPenderita kanker serviks terpapar virus HPV atau human papilomavirus yang disebabkan oleh kontak seksual langsung dengan kulit kelamin.

Agar Anda bisa waspada sejak dini, ada baiknya mengetahui ciri-ciri kanker serviks berikut ini :

1. Pendarahan yang tidak normal keluar dari vagina

Jika Anda tidak berada pada jadwal menstruasi namun ada pendarahan atau flek, wajib waspada dengan ciri kanker serviks tersebut. Selain itu, proses menstruasi yang terlalu panjang dan darah menstruasi yang terlalu banyak juga wajib diwaspadai.

2. Pendarahan serta nyeri saat melakukan hubungan seksual

Kematian sel atau nekrosis dan peradangan mengakibatkan rasa nyeri yang terasa menyakitkan saat tersentuh. Tentu rasa tersebut akan semakin sakit saat melakukan hubungan seksual.

3. Terjadi keputihan yang tidak biasa

Ciri-ciri kanker serviks yang wajib diwaspadai adalah keputihan yang berlebihan atau berbeda dari keputihan normal. Jika keputihan terjadi saat hendak menstruasi, keputihan akibat kanker serviks menunjukkan perubahan seperti terdapat lendir atau nanah.

4. Nyeri pada panggul

Tidak hanya akibat hubungan seksual, nyeri pada panggul akibat pemeriksaan atau tersentuh bisa menjadi ciri kanker serviks. Hal ini disebabkan oleh peradangan leher rahim.

Pengobatan Kanker Serviks Secara Medis

pengobatan kanker serviks dengan jamur maitakePengobatan kanker serviks tergantung beberapa faktor, diantaranya jenis kanker, stadium kanker, riwayat medis pasien, usia pasien, harapan memiliki anak dan sebagainya.

Berdasarkan data WHO tahun 2014 dinyatakan lebih dari 92.000 kasus kematian wanita akibat serangan penyakit kanker. Sekitar 10,3 persen kematiannya dikarenakan penyakit ini.

Secara medis jenis pengobatan kanker serviks terbagi dua berdasarkan stadiumnya :

  1. Penanganan tahap awal berupa bedah atau operasi pengangkatan jaringan kanker yakni sebagian atau pun keseluruhan organ rahim, atau radioterapi, atau keduanya dikombinasikan.
  2. Penanganan penderita yang telah memasuki stadium akhir, yakni radioterapi atau/dan kemoterapi, disertai pula dengan tindakan bedah bila perlu dilakukan.

Pasien yang terdiagnosis kanker serviks sejak awal, maka kemungkinan sembuhnya cukup besar. Tetapi jika penyakit ini sudah menyebar, maka peluang sembuh total semakin kecil.

Bagi penderita kanker ini dengan kemungkinan sembuh kecil, biasanya akan disarankan perawatan paliatif yang berfungsi memperlambat penyebaran sel kanker, memperpanjang harapan hidup pasien serta mengurangi intensitas kemunculan gejala, misalnya pendarahan dan sakit di vagina.

Sedangkan pengobatan kanker serviks dengan tindakan operasi pengangkatan setelah benar-benar terdiagnosis , terdapat tiga jenis bedah utama antara lain :

1. Radical trachelectomy

Operasi jenis ini lebih cocok bagi penderita stadium awal serta masih ingin mempunyai anak. Tindakan operasi ini tujuannya ialah bagian atas vagina, mengangkat organ leher rahim dan jaringan sekitarnya, tanpa mengangkat organ rahim sehingga masih berpeluang hamil.

Pasca Radical trachelectomy membutuhkan waktu pemulihan sekitar 6 bulan hingga 1 tahun sebelum memutuskan hamil.

2. Histerektomi

Operasi ini akan sekaligus mengangkat rahim. Histerektomi dilakukan agar penyakit kanker serviks tidak kembali khususnya bila masih stadium awal.

Terdapat 2 jenis Histerektomi :

a. Histerektomi sederhana
Operasi ini akan mengangkat leher rahim sekaligus rahim. Pada sebagian kasus, tuba falopi dan ovarium bisa juga diangkat. Tindakan medis ini dapat dilakukan pada penderita yang masih stadium awal.

b. Histerektomi radikal
Operasi ini akan mengangkat rahim, leher rahim, jaringan sekitarnya, ovarium, nodus limfa, serta tuba falopi. Histerektomi radikal cenderung dilakukan terhadap penderita yang masih stadium 1 lanjutan maupun stadium 2 tahap awal.

3. Pelvic exenteration

Ini merupakan operasi besar jika penyakit muncul kembali setelah sempat sembuh karena pernah diobati. Pelvic exenteration dilakukan bila kanker muncul di daerah panggul, tetapi belum menyebar menuju wilayah lainnya. Setelah menjalani operasi ini, vagina dapat direkonstruksi ulang.

Pengobatan kanker serviks melalui tindakan kemoterapi dapat digabungkan dengan radioterapi. Pada penderita stadium akhir, Kemoterapi dilakukan hanya untuk memperlambat terjadinya penyebaran serta mengurangi intensitas kemunculan gejala. Penanganan ini biasa disebut kemoterapi paliatif.

Pengobatan Kanker Serviks Dengan Cara Alami Menggunakan Jamur Maitake

manfaat jamur maitake sebagai obat kanker dan tumorJamur maitake sudah digunakan sebagai bahan obat selama bertahun-tahun silam oleh masyarakat China dan Jepang.

Jamur Maitake punya banyak manfaat kesehatan, salah satunya karena mengandung Polisakarida beta-glucan atau MD-Franction yang berkhasiat untuk menghambat penyebaran penyakit kanker.

Fakta tersebut sebagaimana yang dipaparkan oleh Professor Hiroaki N, PhD, dari Universitas Kobe. Jamur Maitake bisa mengaktifkan sel abnormal yang telah rusak agar membunuh diri sendiri.

Artikel Terkait :

Summary
Article Name
Kanker Serviks - Jenis, Penyebab, Gejala, Ciri Dan Pengobatan Kanker Serviks
Description
Kanker serviks adalah satu dari beberapa jenis kanker yang ganas dan terjadi akibat kerusakan dan perkembangan sel yang tidak normal di area serviks (area leher atau mulut rahim). Ketahui jenis, penyebab, gejala, ciri dan pengobatan kanker serviks dengan jamur maitake.
Author
Publisher Name
Nutra Jaya Prima
Publisher Logo
Facebook Comments