penyakit kanker rahim pada wanita

Kanker Rahim | Jenis, Penyebab, Gejala, Ciri Dan Pengobatannya

Kanker Rahim – Jenis, Penyebab, Gejala, Ciri Dan Pengobatan Kanker Rahim

kanker rahim disebut juga kanker endometriumKanker rahim adalah jenis kanker yang ada di rahim atau bisa juga kita sebut dengan sistem reproduksi wakita. Nama lain dari kanker ini adalah kanker endometrium.

Sebutan ini diberikan karena pada umunya kanker ini menyerang sel-sel yang bertugas membentuk dinding rahim atau dalam istilah medis endometrium.

Selain menyerang sel-sel yang membentuk dinding rahim, kanker ini juga bisa menyerang otot-otot yang ada di sekitar rahim dan membentuk sarkoma uteri. Akan tetapi, kasus yang satu ini jarang terjadi.

Jenis kanker yang satu ini menyerang kaum wanita, karena alat reproduksi berupa rahim ini hanya dimiliki oleh para wanita.

Jenis-jenis Kanker Rahim

jenis kanker rahimKanker yang menyerang area rahim ini terbagi menjadi 2 jenis kanker rahim sebagai berikut ini :

1. Karsinoma Sel Skuamosa

Karsinoma sel skuamosa merupakan jenis kanker rahim yang awalnya bermula di bagian sel-sel lapisan pada bagian luar leher rahim, yang datar dan tipis, lebih tepatnya di sel skuamosa yang menonjol ke bagian dalam vagina.

2. Adenokarsinoma

Adenokarsinoma merupakan jenis kanker rahim yang awal mulanya ada di sel kelenjar dengan bentuk kolom di saluran leher rahim. Kasus ini terhitung lebih jarang jika dibandingkan dengan jenis Karsinoma Sel Skuamosa.

Penyebab Kanker Rahim

penyebab kanker rahim pada wanitaSecara pastinya penyebab kanker rahim belum diketahui menurut medis. Namun terdapat beberapa faktor penyebab yang meningkatkan resiko serangan, diantaranya:

1. Menopause

Estrogen dan progesteron merupakan hormon yang dominan mengatur sistem organ reproduksi kaum wanita. Setelah perempuan memasuki masa menopause, maka produksi hormon estrogen akan mengalami ketidaknormalan dan produksi progesteron akan berhenti.

Jumlah hormon estrogen dapat meningkat apabila tidak diimbangi hormon progesteron. Oleh karena itulah, akan semakin tinggi resiko serangan.

2. Belum Pernah Masuk Masa Hamil

Di masa kehamilan, jumlah hormon progesteron lebih tinggi dibandingkan hormon estrogen. Karena itulah, perempuan yang sama sekali belum pernah mengalami masa hamil mempunyai resiko terserang kanker rahim lebih tinggi.

3. Pengaruh Obesitas

Perempuan yang mengalami obesitas atau kelebihan berat tubuh pada umumnya memiliki kadar estrogen yang lebih tinggi. Perempuan dengan obesitas beresiko dua kali terhadap serangan kanker rahim.

4. Usia Lanjut

Faktor peningkat resiko serangan selanjutnya ialah usia. Pada umumnya kanker akan menyerang wanita berusia lanjut yang telah mengalami menopause.

5. Ovarium Polisistik

Perempuan yang menderita sindrom ovarium-polisistik memiliki resiko yang lebih tinggi terkena serangan kanker rahim sebab kadar estrogen tinggi.

6. Diabetes Type II

Penyakit Diabetes Type II juga menjadi faktor peningkat resiko penyebab kanker rahim. Hal ini disebabkan perempuan penderita diabetes type II cenderung mengalami obesitas.

7. Menggunakan Tamoksifen

Semua jenis obat-obatan pasti memiliki efek samping, begitu pula dengan tamoksifen yang beresiko meningkatkan kemungkinan serangan terhadap penggunanya.

8. Hiperplasia Endometrium

Peningkat resiko penyebab kanker rahim lainnya ialah menderita Hiperplasia endometrium. Ini adalah kondisi dimana dinding rahim lapisannya jadi lebih tebal.

Gejala Kanker Rahim

gejala kanker rahim pada wanitaBanyak orang awam yang menyangka bahwa kanker rahim sama dengan kanker serviks. Gejala kanker ini hampir mirip dengan kanker serviks, juga menyebabkan kebanyakan orang mengira dua jenis kanker tersebut sama. Padahal secara medis, kanker rahim dan kanker serviks merupakan jenis berbeda.

Perlu diketahui bahwa organ rahim terbagi menjadi badan rahim, leher rahim, dan saluran telur rahim. Kanker rahim menyerang badan rahim, sedangkan kanker serviks menyerang leher rahim.

Berikut ini adalah gejala kanker rahim, yaitu :

  1. Mengalami perdarahan pada organ rahim yang tidak normal.
  2. Sering kali mengalami siklus menstruasi tidak normal atau tidak teratur.
  3. Terjadi perdarahan diantara 2 siklus menstruasi.
  4. Sering mengalami perdarahan vagina maupun mengeluarkan bercak darah (spotting) ketika telah masuk masa menopause.
  5. Sering kali ketika menstruasi mengalami perdarahan sangat lama, dengan jumlah darah yang keluar banyak, terlebih bila wanita berusia lebih dari 40 tahun.
  6. Sering kali mengalami nyeri di bagian perut bawah.
  7. Sering kali mengalami kram di sekitar area panggul.
  8. Sering kali mengeluarkan cairan putih dengan tekstur encer atau bisa juga cairan berwarna bening. Terutama pada wanita yang telah memasuki masa menopause.
  9. Sering kali mengalami nyeri atau kesulitan saat ingin buang air kecil.
  10. Sering kali mengalami nyeri saat atau setelah melakukan hubungan intim dengan pasangan.

Ciri-ciri Kanker Rahim

ciri-ciri kanker rahim pada wanitaCiri-ciri kanker rahim yang mudah dikenali dibandingkan kanker serviks pada tahap awal antara lain:

1. Keputihan yang abnormal

Kalau Anda mengalami keputihan yang normal yakni tidak berbau, tidak terasa gatal dan terjadi sebelum atau sesudah masa menstruasi, maka hal tersebut tidak perlu ditakutkan.

Hal yang perlu diwaspadai adalah jika mengalami keputihan abnormal berupa keluar lendir atau nanah hingga bau yang tak biasa.

2. Pendarahan diluar masa menstruasi

Jika Anda tiba-tiba mengeluarkan darah atau flek saat tidak menjalani menstruasi, sebaiknya segera melakukan pemeriksaan ke dokter.

Ciri-ciri kanker rahim khusus adalah apabila Anda mengalami pendarahan padahal telah mengalami masa menopause.

3. Penurunan sistem kekebalan tubuh

Pada masa virus HPV berkembang semakin ganas, kekebalan sistem imun pun semakin menurun. Anda bakal merasa lebih mudah lelah, nafsu makan berkurang, perut terasa mudah kembung dan lain-lain.

Anda wajib waspada terhadap gejala ringan kanker ovarium pada tahap awal seperti rasa mual, nyeri pada panggul, rasa terbakar di bagian dada serta mengalami perubahan pola buang air kecil atau besar.

Metode Pengobatan Kanker Rahim

pengobatan kanker rahim dengan cara alamiBerdasarkan ilmu medis, pengobatan kanker rahim bisa dilakukan tergantung pada kondisi kesehatan penderita.

Selain itu, stadium kanker juga mempengaruhi proses pengobatan tersebut.

Ada 4 pengobatan kanker rahim yang bisa diterapkan pada penderita kanker tergantung dengan kondisi atau riwayat kesehatan pasien berikut ini.

1. Histerektomi

Bagi penderita kanker ovarium, dokter akan menyarankan pengobatan kanker rahim yang efektif yaitu histerektomi atau operasi pengangkatan rahim.

Tentu banyak pasien menolak histerektomi sebab bisa mengakibatkan sang pasien tidak bisa memiliki seorang anak.

Apalagi jika pasien yang akan melakukan histerektomi menderita kanker stadium 1 yang kemungkinan bisa sembuh.

Pada penderita stadium 4, operasi histerektomi tidak bisa menyembuhkan penyakit namun hanya bisa mengurangi gejala yang ditimbulkan.

2. Radioterapi

Pasien yang telah menjalani prosedur operasi pengangkatan rahim memerlukan langkah selanjutnya yaitu menjalani radioterapi.

Pengobatan ini dipilih untuk meminimalisir penyebaran sel kanker atau mencegah penyakit mematikan ini datang kembali.

Hanya saja dampak yang ditimbulkan antara lain mual, kelelahan, diare, kulit yang menjalani pengobatan menjadi merah dan perih serta terjadi pendarahan pada bagian rektum.

3. Kemoterapi

Pengobatan stadium lanjut 3 dan 4 biasanya menjalani prosedur kemoterapi. Hal ini untuk mencegah sel kanker kembali datang dan menyebar ke seluruh tubuh.

Hanya saja kemoterapi bisa saja berdampak buruk sebab bisa membunuh sel tubuh yang baik sekaligus.

Efek yang sering ditimbulkan seperti rambut rontok, lelah, mual dan muntah.

4. Terapi hormon

Pada kanker stadium lanjut atau akhir, angka harapan hidup semakin menurun. Biasanya dokter akan memberikan langkah pengobatan seperti terapi hormon.

Tablet hormon progesteron diberikan sebagai ganti hormon progesteron secara alami. Tentu ada dampak lain yang ditimbulkan oleh terapi hormon seperti mual dan muntah.

Secara medis, 4 metode tersebut kerap diterapkan pada para penderita kanker rahim. Selain menggunakan metode pengobatan medis secara umum, tak ada salahnya para pasien mencoba jalur pengobatan lain.

Makanan bisa menjadi salah satu pendukung pengobatan kanker rahim yang wajib diperhatikan para pasien. Nah, sudahkah Anda mengenal mengenai khasiat jamur maitake yang telah terkenal?

Khasiat Jamur Maitake Sebagai Pengobatan Kanker Rahim

pengobatan kanker tulang dengan jamur maitakeJamur maitake merupakan salah satu tumbuhan jamur yang dipercaya mampu menyembuhkan beragam penyakit kanker sejak jaman dahulu oleh orang Jepang dan China.

Pada tahun 1983, Prof Dr Hirosaki Nanba Ph.D telah membuktikan khasiat dan manfaat jamur satu ini. Jamur maitake mengandung polisakarida beta glukan yang sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh.

Ada banyak khasiat yang dimiliki jamur maitake seperti mencegah pertumbuhan sel kanker, mampu meminimalisir dampak negatif pengobatan kanker rahim seperti kerontokan rambut, mual, muntah, diare dan lain-lain.

Selain itu, efek kemoterapi yang bisa membunuh sel tubuh yang baik pun bisa terminimalisir sehingga efek pemulihan pasca pengobatan bisa lebih cepat.

Anda bisa mencoba mengkonsumsi jamur maitake yang memiliki banyak manfaat untuk tubuh. Jamur ini bisa pula dimasak dan dijadikan menu harian asal Anda bisa menemukan keberadaannya dengan mudah.

Pasalnya, jamur ini memiliki harga yang lebih mahal sebab habitat asli bukan di Indonesia. Namun, Anda tetap bisa mengkonsumsi jamur maitake dalam bentuk ekstrak sebagai pengobatan kanker rahim yang sangat efektif.

Artikel Terkait :

Summary
Kanker Rahim - Jenis, Penyebab, Gejala, Ciri Dan Pengobatannya
Article Name
Kanker Rahim - Jenis, Penyebab, Gejala, Ciri Dan Pengobatannya
Description
Kanker rahim adalah jenis kanker yang ada di rahim atau bisa juga kita sebut dengan sistem reproduksi wakita. Nama lain dari kanker ini adalah kanker endometrium. Kenali jenis, penyebab, gejala, ciri dan pengobatan kanker rahim
Author
Publisher Name
Nutra Jaya Prima
Publisher Logo
Facebook Comments