kanker ovarium yang terjadi pada kaum wanita

Kanker Ovarium | Penyebab, Gejala, Ciri dan Pengobatannya.

Penyebab, Gejala, Ciri dan Pengobatan Kanker Ovarium.

penyakit kanker ovarium pada wanitaKanker ovarium adalah jenis kanker yang diawali dari pertumbuhan sel-sel asing yang terus berkembang tak terkendali pada bagian ovarium. Kanker ini menyebabkan kematian pada kaum hawa nomor lima di dunia

Kanker ini dialami para wanita yang memiliki risiko lebih tinggi seperti mengalami kehamilan pada usia lanjut, mengalami siklus menstuasi terlalu awal, masa menopause yang terlambat, tidak memiliki keturunan, endometriosis dan tentu saja karena faktor genetik.

Diagnosa Kanker Ovarium

diagnosa kanker ovariumSecara pasti, gejala kanker ovarium jarang terdeteksi secara awal atau baru saja diketahui setelah mencapai tahap akhir.

Dokter akan mengetahui hal pasti tersebut setelah melakukan beberapa diagnosa kanker ovarium seperti berikut ini :

  • Tes darah CA 125

Pada pasien yang mengalami kanker ovarium ephileal akan mengalami peningkatan CA 125 hingga 80%.

Namun, hal ini bukan menjadi petunjuk pasti sebab wanita yang mengalami endometriosis dan usus buntu juga mengalami peningkatan CA 125.

  • Pemeriksaan pelvik

Agar diketahui secara mendetail, dokter akan melakukan pemeriksaan pada permukaan vulva, uterus dan ovarium.

  • X-Ray pada dada

Diagnosa yang didapat akan segera ditangani dengan melakukan X-Ray pada dada untuk mengetahui apakah sel kanker telah menyebar ke organ lain seperti paru-paru.

  • Scan Ultrasound

Pemeriksaan transvaginal ultrasound adalah memasukkan alat ultrasound ke dalam vagina serta ultrasound eksternal di atas perut. Hal ini dimaksudkan untuk mengetahui tekstur dan kemungkinan kista dalam ovarium.

  • Scan CT atau MRI

Pemindaian visual yang dilakukan ahli medis pada bagian perut, dada dan pelvic untuk mengetahui perkembangan sel kanker yang mungkin telah menyebar ke organ lain.

  • Bedah

Upaya ini untuk memastikan diagnosis bahwa sel kanker berasal dari ovarium dengan metode pembedahan atau biopsi.

Diagnosa tersebut dilakukan untuk mengetahui kanker yang diderita. Ada baiknya para wanita mulai memperhatikan kesehatan diri sendiri khususnya pemilik genetik kanker serta wanita yang telah mengalami masa menopause atau berkisar usia 50-70 tahun.

Melakukan ovacheck, konsultasi pada dokter dan proses screening sangat dianjurkan untuk mengetahui risiko kanker mematikan ini sejak awal.

Penyebab Kanker Ovarium

penyebab kanker ovariumKanker ini menjadi penyakit dengan peringkat ke-7 dari semua jenis kanker paling umum yang diderita terutama oleh wanita.

Berikut ini merupakan faktor-faktor penyebab kanker ovarium, antara lain :

1. Usia

Sebenarnya berapapun usia wanita tentu memiliki risiko terserang kanker, namun wanita berusia 45 tahun atau lebih memiliki risiko yang lebih besar pula.

Masa menopause menjadi penyebab serangan kanker ovarium karena ketidakseimbangan hormon dalam tubuh wanita.

2. Obesitas

Telah terdapat penelitian yang menyampaikan bahwa wanita dengan berat badan diatas normal mempunyai risiko yang lebih besar terhadap kanker.

Obesitas dapat menjadi penyebab kanker ovarium sebab timbunan lemak di dalam organ tubuh memicu kanker termasuk dalam organ ovarium.

3. Kebiasaan Merokok

Di zaman modern telah banyak kita temukan para wanita yang juga kecanduan menghisap rokok.

Bahkan menjadi bagian dari gaya hidup di kota-kota besar. Mahasiswi dan wanita karier di kota besar sangat mudah terpengaruh dengan gaya hidup pecandu rokok.

4. Riwayat keluarga

Faktor keturunan atau genetic berperan pula menjadi penyebab kanker ovarium.

Wanita yang memiliki riwayat keluarga pengidap kanker akan berisiko lebih besar untuk mengidap kanker yang sama.

5. Sering mengonsumsi obat penyubur kandungan

Kebanyakan obat-obatan kimia memiliki efek samping yang lebih besar terhadap tubuh manusia, termasuk beberapa jenis obat penyubur kandungan.

Telah dibuktikan oleh penelitian bahwa terdapat kemungkinan timbulnya tumor di ovarium dan apabila berkembang maka kanker akan semakin parah.

Zat-zat kimia berbahaya di dalam beberapa jenis obat penyubur kandungan dinyatakan juga dapat menjadi penyebab kanker ovarium.

6. Terapi Estrogen

Beberapa tahun ini terapi estrogen semakin marak. Apabila wanita ingin melakukan terapi estrogen ini, sebaiknya berhati-hati karena telah banyak ditemukan wanita yang melakukan terapi estrogen dalam jangka waktu tertentu dapat menjadi penyebab kanker ovarium dan juga kanker payudara.

Gejala Kanker Ovarium

gejala kanker ovariumBeberapa gejala kanker ovarium yang sering disepelekan umumnya memang mirip dengan ciri penyakit hormonal pada wanita.

Akan tetapi, tentu ada perbandingan yang perlu mendapat pengamatan khusus untuk bisa membantu penderita agar mendapat penanganan yang tepat.

Berikut ini adalah gejala kanker ovarium yang seringkali disepelekan yaitu :

1. Pembengkakan

Pembengkakan hampir selalu ada dalam setiap diagnosa penyakit kanker. Pada gejala kanker ovarium, umumnya pembengkakan terjadi pada bagian perut serta membuat nafsu makan semakin berkurang.

2. Nyeri perut

Bagian perut yang terasa penuh, kenyang, begah, atau bahkan kram yang sering terjadi juga diindikasikan sebagai penyakit berbahaya. Kanker ini bisa saja tumbuh dan menunjukkan gejala yang serupa.

3. Mual

Mual bukan hanya tanda lambung anda tidak sehat. Beberapa fakta lain mengungkapkan bahwa mual dan muntah juga termasuk gejala kanker ovarium yang masuk pada stadium awal. Untuk itu, bila ditemukan mual yang disertai gejala lainnya diharapkan untuk segera melakukan pemeriksaan.

4. Intensitas BAB berubah

Pada intensitas buang air besar yang mengalami perubahan cukup siginifikan atau menjadi lebih sering juga terkait dengan adanya gangguan pada organ dalam anda. Gejala ini termasuk sebagai gejala kanker ovarium yang juga diikuti rasa tidak nyaman pada perut.

5. Sakit saat berhubungan intim

Rasa nyeri ketika berhubungan intim merupakan gejala dari banyak penyakit seksual, termasuk juga menjadi gejala kanker ovarium. Selain itu, pada bagian organ intim tidak menutup kemungkinan akan mengeluarkan cairan atau bau tidak sedap pada saat tertentu.

Bila rasa nyeri saat berhubungan dipaksakan, biasanya akan terjadi pendarahan pada organ tersebut.

Ciri-ciri Kanker Ovarium

ciri-ciri kanker ovariumSangat penting untuk Anda dalam mengenali ciri-ciri kanker ovarium. Kanker yang satu ini bisa muncul di segala kelompok usia.

Akan tetapi, pada umumnya kanker ini sering kali terjadi pada wanita yang sudah memasuki masa menopause atau usianya di atas 50 tahun.

Sejumlah ciri kanker ini bisa menjadi informasi penting bagi Anda atau orang terdekat.

Anda bisa mengetahui sejumlah ciri tersebut sebagai langkah antisipasi untuk melakukan hal yang tepat kepada penderita.

Dengan begitu, penanganan yang tepat pun bisa Ada pun ciri-ciri kanker ovarium tersebut antara lain seperti yang ada di bawah ini.

  1. Terjadi pembengkakan pada perut.
  2. Perut selalu terasa kembung, penuh, tertekan, atau bengkak.
  3. Merasa cepat kenyang atau bahkan kehilangan nafsu makan.
  4. Panggul terasa nyeri atau tidak nyaman.
  5. Terjadi peningkatan pada ukuran lingkar perut.
  6. Terasa nyeri di bagian punggung bawah.
  7. Terjadi penurunan berat badan.
  8. Perut dan pelvis terasa sakit.
  9. Mengalami pendarahan.
  10. Merasa cepat lelah.
  11. Datang bulan atau menstruasi yang tidak lancar.
  12. Terjadi perubahan untuk kebiasaan buang air besar. Misalnya saja seperti sulit buang air besar (sembelit atau konstipasi) dan bisa juga diare.
  13. Merasa mual, perut bergas, atau terjadi gangguan pencernaan.
  14. Merasa sakit pada saat melakukan hubungan seksual.
  15. Kekurangan energi.
  16. Terjadi perubahan kebiasaan pada kandung kemih, termasuk juga dengan kebutuhan untuk sering buang air kecil.
  17. Merasa sakit punggung.
  18. Terjadi sakit kepala atau fetigue.
  19. Terjadi gangguan pada saluran pencernaan dan ditandai dengan rasa mulas.

Sejumlah ciri-ciri kanker ovarium seperti di atas telah Anda tahu. Hal ini akan menjadi hal yang bisa membantu anda untuk menentukan tindakan terbaik pada penderita jenis kanker satu ini.

Pengobatan Kanker Ovarium Secara Medis

pengobatan kanker ovariumSetiap wanita selalu diberikan dua ovarium atau indung telur yang akan berfungsi untuk memproduksi sel telur. Namun demikian, karena permasalahan kesehatan tertentu, sering kali muncul gangguan reproduksi yang dalam hal ini dikenal dengan sebutan kanker ovarium.

Jika memang Anda divonis mengidap kanker ini, akan ada pengobatan kanker ovarium yang disarankan oleh pihak dokter untuk menyelesaikan permasalahan ini.

Dari sisi medis, berikut ini beberapa pengobatan yang sering ditawarkan oleh dokter.

1. Tindakan operasi

Sering kali pengobatan kanker ovarium ini dianjurkan untuk segera melakukan operasi demi menghindari adanya tingkat keparahan yang lebih buruk. Sebelum menjalankan operasi ini, pasien akan diberikan konseling oleh pihak dokter terkait dengan apa yang dilakukan sebelum dan sesudah operasi serta dampak dari tindakan operasi kanker ovarium tersebut.

Sering kali jika operasi ini benar- benar dilakukan, maka Anda akan kehilangan ovarium, tuba fallopi hingga pengangkatan rahim. Dengan pengobatan kanker ovarium ini, Anda tidak akan bisa lagi memiliki momongan.

2. Tindakan kemoterapi

Seperti pada umumnya, untuk setiap kanker akan dilakukan tindakan kemoterapi yang dimaksudkan untuk membunuh sel kanker tersebut.

Tindakan pengobatan kanker ovarium semacam ini biasanya dilakukan setelah penderita kanker menjalani tindakan operasi pengangkatan sel kanker.

Namun, beberapa pasien diberikan kemoterapi dalam beberapa waktu tanpa melakukan tindakan operasi.

Selang beberapa waktu, akan dilakukan pemeriksaan tentang keberadaan sel kanker dalam tubuh. Sayangnya, tindakan pengobatan ini memiliki efek samping seperti rambut rontok hingga nafsu makan berkurang.

3. Tindakan radioterapi

Sama halnya dengan kemoterapi, pengobatan kanker ovarium melalui radioterapi ini juga dilakukan untuk menghambat perkembangan sel kanker dalam tubuh.

Dengan memanfaatkan sinar X yang sangat tinggi, sel kanker tersebut akan disinari sehingga tidak akan lagi ada peluang untuk merembet ke bagian tubuh lainnya.

Pengobatan Kanker Ovarium Dengan Jamur Maitake

jamur maitake adalah obat kanker, obat tumor dan gangguan sistem imunRagam pengobatan kanker ovarium yang ditawarkan oleh pihak dokter selalu menghabiskan uang dalam jumlah yang besar.

Akan lebih baik jika Anda mencoba solusi lain dengan memanfaatkan bahan herbal seperti halnya jamur maitake.

Kandungan vitamin, mineral dan juga beberapa bahan lainnya berfungsi untuk menghambat perkembangan sel kanker dalam tubuh, sehingga tidak akan menyerang organ lain.

Untuk itu, segera dapatkan jamur maitake sebagai obat kanker alami solusi mengatasi permasalahan kanker ovarium Anda.

 

Artikel Terkait :

Summary
Kanker Ovarium | Penyebab, Gejala, Ciri dan Pengobatan Kanker Ovarium
Article Name
Kanker Ovarium | Penyebab, Gejala, Ciri dan Pengobatan Kanker Ovarium
Description
Kanker ovarium adalah kanker yang pertumbuhan sel yang terus bermutasi pada bagian ovarium. Kenali Penyebab, Gejala, Ciri dan Pengobatan Kanker Ovarium.
Author
Publisher Name
Nutra Jaya Prima
Publisher Logo
Facebook Comments