kanker mamae disebut juga kanker payudara

Kanker Mamae | Kenali Jenis, Penyebab, Gejala dan Pengobatannya

Kanker Mamae, Kenali Jenis, Penyebab, Gejala dan Pengobatan Kanker Payudara

Kanker payudara atau Kanker Mamae adalah kanker yang ada pada jaringan payudaraKanker payudara atau Kanker Mamae adalah kanker yang ada pada jaringan payudara, termasuk juga saluran kelenjar air susu serta jaringan penunjangnya.

Kanker yang satu ini muncul saat jumlah sel pada payudara tubuh dan berkembang tanpa terkendali. Sel-sel tersebut bisa menyerang jaringan di sekitarnya, bahkan menyebar ke seluruh tubuh.

Keseimbangan antara diferensiasi, proliferasi, dan kematian sel-sel yang ada di kelenjar payudara memiliki peran penting di dalam proses perkembangan sel payudara.

Data Kanker Mamae di Indonesia dan Dunia

Data dari GLOBOCAN (IARC) pada tahun 2012 yang lalu menyebutkan bahwa kanker mamae adalah penyakit kanker yang menjadi persentase kasus baru dengan angka 43,3% pada jumlah penderitanya.

Selain itu, kanker ini juga memiliki persentase penyebab kematian sebanyak 12,9%. Jumlah ini tentu saja tak sedikit dan membutuhkan penanganan khusus.

Kanker payudara menjadi jenis kanker dengan penderita tertinggi di Indonesia pada tahun 2017. Oleh karena itu, tak heran jika pihak pemerintah pun menerapkan beberapa hal yang bisa menjadi pemberian edukasi untuk masyarakat, terutama wanita.

Mengenal Jenis Kanker Mamae atau Kanker Payudara

Ada beberapa jenis kanker mamae atau kanker payudara, yaitu :

  1. Ductal carcinoma in situ : termasuk kanker stadium awal dan mudah diobati.
  2. Lobular carcinoma in situ : tak menyebar ke jaringan di sekitarnya.
  3. Invasive ductal carcinoma : bisa menyebar ke bagian tubuh lain, terjadi di 70 sampai 80% pada penderita kanker payudara.
  4. Invasive lobular carcinoma : terjadi di 10% penderita kanker payudara dan dapat menyebar ke jaringan yang ada di sekitarnya.
  5. Angiosarcoma : tumbuh pada pembuluh darah serta saluran getah bening pada payudara.
  6. Penyakit paget : tumbuh di bagian puting payudara.
  7. Tumor phyllodes : disebut stroma, termasuk jarang, dan tumbuh pada jaringan ikat payudara.
  8. Inflammatory breast cancer : jarang, tapi berkembang cepat, menyumbat bagian saluran getah bening.
  9. Triple negative breast cancer : biasa positif untuk kanker payudara, tapi negatif pada beberapa pemeriksaan lain.

Apa Penyebab Kanker Mamae atau Kanker Payudara

Kanker mamae atau populer dengan kanker payudara bisa terjadi pada penderita melalui banyak hal. Sayang, meski terbilang penyakit yang berbahaya terutama untuk kaum hawa, masih banyak yang belum sadar bahwa hal-hal sepele bisa menjadi penyebab.

Berikut adalah berbagai macam penyebab munculnya kanker mamae :

  1. Faktor genetik adalah faktor utama yang menyebabkan seseorang terkena kanker mamae. Setidaknya ada 8 faktor penyebab kanker mamae bila dilihat dari segi genetik atau keturunan. Faktor ini diantaranya ialah jenis kelamin, usia yang sudah senja, ras, riwayat kesehatan diri yang terganggu, masa mentruasi, perubahan gen seseorang hingga kepadatan payudara.
  2. Riwayat pribadi seseorang yang kurang terjaga terlebih bila orang tersebut sudah terdiagnosis terkena kanker payudara. Hal ini bisa dilihat apabila seseorang terindikasi memiliki sel abnormal di sekitar payudara. Masa menstruasi yang tidak sehat juga menjadi faktor penyebab kanker mamae. Bahkan perubahan gen BRCA 1 dan BRCA 2 adalah pemicu munculnya penyakit kanker tersebut. Dari segi genetik, masih ada penyebab lainnya yaitu kepadatan payudara dimana jaringan payudara tersebut terindikasi memiliki sel payudara yang lebih tinggi.
  3. Faktor lingkungan dan gaya hidup, penyebab kanker mamae juga terlihat dari lingkungan dan gaya hidup seseorang. Meski sering disepelekan, radiasi sinar matahari bisa menjadi penyebab munculnya kanker. Orang yang sebelumnya pernah mengalami Hodgkin saat kecil pasti melakukan radioterapi hingga bagian dada.. Dari sisi gaya hidup, implan payudara dan makan tidak seimbang serta mengonsumsi alkohol bisa memicu berkembangnya sel kanker.

Gejala Kanker Mamae atau Kanker Payudara

gejala kanker mamae atau kanker payudara

Meskipun gejala kanker ini sedikit sulit dideteksi tetapi setidaknya terdapat beberapa gejala yang bisa menjadi menjadi indikator agar Anda lebih waspada.

Berikut ini akan dijelaskan gejala kanker mamae, yaitu :

  1. Warna payudara berbeda
    Gejala pertama yang perlu Anda waspadai adalah saat kulit payudara Anda berubah menjadi kemerahan atau memar dan tidak seperti biasanya. Selain itu kulit payudara menjadi terasa kasar seperti permukaan kulit jeruk.
  2. Payudara terasa gatal
    Waspada jika Anda mengalami rasa gatal pada payudara yang terus menerus padahal Anda sudah menjaga kebersihan bra. Jika mengalami hal ini sebaiknya segera periksakan ke dokter.
  3. Timbul nyeri di payudara dan punggung
    Apabila punggung dan payudara terasa nyeri secara berkelanjutan sebaiknya Anda harus waspada. Bahkan rasa nyeri tersebut biasanya membuat Anda tidak nafsu makan dan tubuh menjadi lelah.
  4. Muncul benjolan di payudara
    Cara mudah untuk mendeteksi kanker mamae ini adalah dengan meraba bagian payudara dan sekitarnya. Jika terdapat benjolan di sekitar payudara dan rasanya sakit, bisa jadi merupakan salah satu gejala kanker mamae.
  5. Payudara mengeluarkan cairan
    Apabila payudara mengeluarkan cairan tetapi Anda sedang tidak mengandung sebaiknya perlu waspada. Karena bisa jadi cairan tersebut merupakan gejala kanker sehingga mengeluarkan cairan berupa nanah, lendir dan air.

Ciri-ciri Kanker Mamae atau Kanker Payudara

ciri-ciri kanker mamae yang sering terjadiAgar tidak terlambat, cobalah untuk mendeteksi beragam ciri-ciri kanker mamae berikut ini pada tubuh Anda. Dengan begitu, bila terindikasi terkena kanker mamae, Anda bisa melakukan pengobatan sejak dini.

  1. Benjolan tidak wajar di payudara
    Ciri utama kanker mamae ialah adanya benjolan yang tidak wajar pada bagian payudara. Meski benjolan yang ada di payudara bisa dikategorikan jinak, namun hal tersebut tetap harus diwaspadai karena bisa jadi memicu kanker mamae. Bila kurang bisa mendeteksi benjolan, disarankan untuk memeriksakannya ke dokter.
  2. Bentuk dan ukuran payudara yang berubah
    Ciri-ciri kanker mamae selanjutnya ialah adanya perubahan pada bentuk dan ukuran payudara. Misalnya saja salah satu payudara yang lebih besar. Hal ini kerap disepelekan apalagi pada saat sebelum mentruasi terkadang payudara terasa lebih padat. Segera periksakan bila mendapati perubahan apapun pada bagian payudara.
  3. Kulit mengkerut
    Ciri-ciri kanker mamae yang harus dicurigai selanjutnya ialah kulit mengkerut. Perubahan yang tampak mengarah pada mengkerutnya kulit atau melekuk ke arah dalam bahkan muncul bintik merah serta kemerahan di payudara bisa jadi adalah ciri khas dari adanya penyakit kanker. Untuk mengeceknya, mintalah bantuan kepada dokter khusus.

Pengobatan Kanker Mamae atau Kanker Payudara

pengobatan kanker mamae payudara dengan jamur maitakeLangkah pengobatan kanker mamae atau kanker payudara bisa dengan pembedahan, kemoterapi, radioterapi, maupun terapi hormon.

Hal tersebut tergantung stadium, tipe, dan tingkatan sel kanker. Agar pengobatan kanker mamae dapat segera diberikan serta kemungkinan sembuh juga lebih besar, maka penting bagi semua wanita untuk lebih waspada. Dengan mengonsumsi herbal seperti jamur Maitake, juga dapat mencegah serangan kanker mamae.

Pengobatan Kanker Mamae Secara Medis

Salah satu wujud kewaspadaan ialah melakukan SADARI (Pemeriksaan payudara sendiri). Tindakan SADARI ini dengan meraba payudara dan melihat dengan seksama apakah terdapat perubahan fisik di payudara.

Penting menyadari sedini mungkin tentang perubahan abnormal yang terjadi pada payudara. Dengan demikian, langkah pengobatan dapat segera dilakukan.

Berikut beberapa jenis pembedahan bagi penderita kanker mamae antara lain :

  1. Bedah Lumpektomi, tindakan bedah lumpektomi ini dilakukan untuk pengangkatan tumor yang tak terlalu besar disertai sebagian jaringan yang sehat sekitarnya.
  2. Bedah Mastektomi, prosedur bedah mastektomi ini dilakukan dokter bedah spesialis onkologi untuk pengangkatan semua jaringan payudara.
    Mastektomi ini dilakukan bila pasien tidak dapat lagi ditangani dengan bedah lumpektomi.Beberapa tipe mastektomi, yakni :

    1. Simple mastectomy : Mengangkat semua jaringan payudara, antara lain puting, kelenjar payudara, areola, serta kulit penutup. Pada beberapa kasus, kelenjar getah-bening dapat ikut diangkat.
    2. Skinsparing mastectomy : Pengangkatan hanya puting, kelenjar payudara dan areola. Rekonstruksi ulang payudara dapat dilakukan.
    3. Nipplesparing mastectomy : Dilakukan pengangkatan jaringan payudara tanpa disertai pengangkatan kulit dan puting.
    4. Modifiedradical mastectomy : Tindakan bedah ini mengombinasikan bedah simple mastectomy dengan pengangkatan semua kelenjar getah-bening pada ketiak.
    5. Radical mastectomy : Tindakan pengangkatan seluruh jaringan payudara, termasuk kelenjar getah-bening pada ketiak disertai otot dada atau pectoral.
    6. Double mastectomy : Tindakan pencegahan bagi wanita yang memiliki risiko tinggi kanker payudara yakni dengan mengangkat dua jaringan payudaranya.Komplikasi yang kemungkinan bisa timbul dari tindakan bedah kanker mamae tergantung prosedurnya. Namun secara umum, bisa menyebabkan nyeri, pendarahan, maupun pembengkakan lengan atau limfedema.
  3. Pengobatan dengan Radioterapi.
    Pilihan lain langkah pengobatan kanker mamae ialah radioterapi menggunakan sinar kekuatan tinggi.a. Radioterapi eksternal : Dengan cara menembakkan sinar pada bagian tubuh pasien. Biasanya akan dilakukan setelah selesai menjalani bedah lumpektomib. Brachytherapy : Meletakan material radioaktif dalam tubuh si pasien. Tindakan brachytherapy ini dilakukan bila kemungkinan muncul kembalinya kanker mamae kecil.
  4. Tindakan kemoterapi
    Diterapkan sebelum pembedahan atau neoadjuvant chemotherapy lebih bertujuan untuk penyusutan ukuran tumor supaya lebih mudah diangkat saat pembedahan.Komplikasi yang kemungkinan timbul dari tindakan kemoterapi antara lain : kerontokan rambut, mual, infeksi, dan muntah. Pada beberapa kasus bisa mengakibatkan menopause dini, kemandulan, kerusakan saraf, maupun kerusakan liver dan jantung.

Pengobatan Kanker Mamae Secara Alami Dengan Jamur Maitake

manfaat jamur maitake untuk pengobatan sakit kankerJika Anda enggan berhubungan dengan pengobatan medis diatas, cobalah menggunakan pengobatan alami yang aman, yakni dengan Jamur Maitake

Nah, jamur merupakan sejenis tumbuhan tak berklorofil jadi bersifat heterotrof. Terdapat aneka jenis jamur konsumsi diantaranya : Jamur Kuping, Jamur Tiram, Jamur Terompet serta jenis lainnya.

Satu jenis jamur yang dapat dikonsumsi sekaligus memiliki manfaat luar biasa ialah Jamur Maitake. Jenis jamur ini mampu menjadi alternatif pengobatan kanker mamae.

Selain itu, jamur maitake juga mampu meminimalisir efek samping dari kemoterapi dan menekan penyebaran sel kanker sehingga meningkatkan standar hidup dan kesehatan anda.

Artikel Terkait :

Summary
Kanker Mamae | Kenali Jenis, Penyebab, Gejala dan Pengobatannya
Article Name
Kanker Mamae | Kenali Jenis, Penyebab, Gejala dan Pengobatannya
Description
Kanker payudara atau Kanker Mamae adalah kanker yang ada pada jaringan payudara, termasuk juga saluran kelenjar air susu serta jaringan penunjangnya. Kenali Jenis, Penyebab, Gejala dan Pengobatan Kanker Mamae atau Kanker Payudara.
Author
Publisher Name
Nutra Jaya Prima
Publisher Logo
Facebook Comments