Hepatitis Penyakit Berbahaya Yang Menyebabkan Kerusakan Hati

Hepatitis – Penyebab, Gejala Dan Jenis Penyakit Hepatitis

Hepatitis, Penyakit Berbahaya Yang Menyebabkan Kerusakan Hati!

penyakit hepatitis, penyebab, gejala dan jenis hepatitisHepatitis merupakan istilah dalam dunia kesehatan yang merujuk pada penyakit di organ dalam, hati. Penyakit ini disebabkan karena berbagai macam namun pada umumnya terjadi lantaran infeksi virus.

Selain adanya infeksi virus, munculnya penyakit ini dikarenakan kebiasaan tidak sehat yang dilakukan oleh penderitanya diantarnya kebiasaan minum alkohol, penggunaan obat tertentu hingga gangguan autoimun.

Apa Itu Penyakit Hepatitis

Secara umum, penyakit hepatitis adalah penyakit kelainan pada organ hati. Biasanya kondisi hati mengalami pembengkakan dan peradangan. Peradangan ini ditandai dengan kadar enzim yang meningkat dan terjadi di dalam organ hati itu sendiri.

Peningkatan kadar enzim dipengaruhi oleh adanya gangguan di bagian membran hati. Hepatitis juga bisa bersifat kronis maupun akut. Dalam kondisi parah, penyakit ini bisa menimbulkan kerusakan pada bagian organ dalam yaitu hati.

Dua faktor yang mempengaruhi hepatitis diantaranya adanya infeksi dan tanpa infeksi. Bila adanya infeksi maka bisa dipastikan bakteri dan virus sebagai penyebabnya.

Kebanyakan para penderitanya akan mengalami beragam manifestasi perjalanan penyakit seperti awal mula yang tidak bergejala, kemudian muncul gejala, sembuh sendiri kemudian meningkat menjadi kronis.

Penyebab Penyakit Hepatitis

Bila merujuk pada jenisnya yang beragam, penyebab hepatitis sendiri juga bervariasi. Berikut adalah penyebab munculnya penyakit tersebut bila dilihat dari jenisnya:

1. Virus HAV

Jenis penyakit Hepatitis A muncul karena disebabkan oleh adanya virus HAV. Karena disebabkan karena adanya virus, maka jenisini bisa menular.

Penularannya bisa melalui berbagai macam hal seperti minuman dan makanan yang telah terkontaminasi oleh feses penderita lainnya.

2. Virus HBV

Jenis kedua ini disebabkan karena virus HBV. Hepatitis B ini umumnya ditularkan lewat cairan tubuh yang sudah terinfeksi virus HBV. Beberapa cairan tubuh yang konon menjadi sarana dalam penularannya diantaranya cairan vagina, air mani hingga darah dalam tubuh.

Oleh sebab itu, kebanyakan penderita penyakit HBV ini adalah orang-orang yang pernah menggunakan jarum suntik yang tidak steril. Orang-orang yang berhubungan seksual tanpa menggunakan alat kontrasepsi juga bisa tertular dengan penyakit tersebut.

3. Virus HCV

Penyebab selanjutnya ialah virus HCV. Virus tersebut menyebabkan seseorang terkena penyakit hepatitis C. Sementara itu, penularannya bisa melalui cairan dalam tubuh. Penderita jenis penyakit ini kerap kali adalah mereka yang menggunakan berbagai macam jarum suntuk yang tidak bersih serta hubungan seksual tanpa mempertimbangkan pemakaian alat kontrasepsi.

4. Virus HDV

Virus penyebab hepatitis D adalah HDV. Jenis penyakit ini jarang terjadi namun munculnya akan menjadi masalah serius bagi kesehatan seseorang. Virus tersebut tidak dapat berkembang biak dengan baik di dalam tubuh penderitanya tanpa didahului dengan adanya virus HBV. Sementara itu, penyebarannya ditularkan melalui cairan tubuh seperti darah dan lainnya.

5. Virus HEV

Penyebab terakhir munculnya hepatitis E ialah virus HEV. Virus ini mudah menyebar dan menyerang pada penderitanya yang tinggal di lingkungan dimana areanya tidak mempunyai sanitasi yang baik. Misalnya saja sumber air yang tidak higienis dan sudah tercemar virus.

Gejala Penyakit Hepatitis

Tidak semua kasus penyakit hepatitis memberikan gejala yang sama. Bahkan gejalanya juga bisa tampak samar terutama di tahap-tahap awal. Dalam 80 % kasus penderitanya tidak menunjukkan gejala yang terlihat jelas.

Sementara sisanya, 20 % kasus menunjukkan penderita yang memperlihatkan variasi gejala. Bagi penderita yang langsung menampakkan gejala pasca terinfeksi, dan kemungkinan sifatnya ringan.

Berikut adalah ragam gejala penyakit hepatitis yang perlu diwaspadai :

  • Demam yang berkepanjangan
  • Rasa lelah yang tampak tidak wajar
  • Kehilangan selera makan
  • Nyeri pada bagian lambung
  • Nyeri pada bagian otot maupun persendian
  • Sering muntah dan mual
  • Buang air besar dan kecil secara berlebihan dan tampak tidak lazim
  • Warna kulit menguning
  • Bagian putih mata menjadi tampak menguning
  • Rasa gatal yang berlebihan
  • Perubahan mental seperti konsentrasi yang kurang
  • Pendarahan
  • Berat badan yang makin berkurang
  • Mulut terasa semakin pahit

Jenis-Jenis Penyakit Hepatitis

Jenis-jenis penyakit hepatitis pada umumnya dibedakan melalui virus dan penyebarannya. Berikut adalah beragam jenis dan penularannya serta kondisi penderita yang mengalami jenis penyakit tersebut.

1. Hepatitis A

Jenis pertama ini penularannya lewat feses manusia itu sendiri. Seseorang yang salah mengonsumsi makanan minum yang sudah tercemar adalah penyebabnya.

Virus yang berperan besar menyebarkan jenis penyakit ini adalah VHA. Tipe A ini masih tergolong penyakit yang ringan dan masih bisa disembuhkan.

Perawatan dan pemberian vaksinasi diperlukan agar penderitanya sembuh total. Masa terjangkitnya jenis penyakit tersebut ialah sekitar 2 hingga 6 minggu.

Para penderitanya akan mengalami demam, tubuh cepat merasa letih dan capek, sering mual serta muntah, nafsu makan yang semakin menurun hingga pada akhirnya mengalami berat badan yang turun drastis.

Hepatitis A terbagi menjadi tiga stadium diantaranya prodomal, ikterik, dan konvalesensi. Stadium prodomal identik dengan gejala letih, demam dan kehilangan nafsu makan hingga mual.

Stadium ikterik ditandai dengan tanda menguning. Sementara stadium konvalensi ditandai dengan kesembuhan si penderita.

2. Hepatitis B

Jenis kedua disebabkan virus VHB. Penyakit ini disebut juga sebagai salah satu anggota hepadnaviruses dimana dalam kondisi parah bisa menyebabkan adanya peradangan hati akut maupun menahun.

Pada beberapa kasus, penderita bisa mengalami sirosis hati atau yang lebih dikenal dengan kerusakan fungsi hati hingga kanker hati. Melihat sejarahnya, penyakit tersebut sering terjadi di Afrika dan Asia. Kemudian berkembang hingga negara Tiongkok dan negara di Asia termasuk salah satunya Indonesia.

Penyakit hepatitis B juga disebabkan oleh faktor lain selain virus yaitu keracunan obat dan efek sampuing penggunaan zat kimia. Zat kimia ini bisa masuk melalui beragam jenis makanan dan minuman hingga obat-obatan tertentu.

Zat kimia berbahaya tersebut kemudian menyerang organ dalam yaitu hati dan mempengaruhi darah dalam tubuh. Saat organ hati sudah terinfeksi, maka organ dalam tersebut tidak dapat lagi menetralkan racun yang menyerang tubuh. Bahkan, virus ini terbilang 100 kali lebih kuat bila dibandingkan dengan virus HIV meski sifatnya sama-sama bisa menular.

3. Hepatitis C

Jenis ketiga ialah hepatitis C yang mana penyebabnya masih sama yaitu virus. Infeksi virus tersebut pada akhirnya penyebabkan adanya peradangan organ dalam yaitu hati.

Peradangan ini konon sifatnya asimtomatik. Virus menyebar lewat berbagai macam cara termasuk kontak darah. Sementara penderita jenis penyakit ini bisa bermacam-macam dan perlu mendapatkan penanganan medis.

Sehingga proposisi penderitanya bisa dibersihkan untuk jangka panjang. Orang yang mengalami penyakit tersebut juga terindikasi mengalami gejala ringan.

Untuk indikasi ini, si penderita tidak perlu melakukan perawatan ekstra. Ada 150 hingga 200 juta orang di dunia yang diprediksi terinfeksi penyakit tersebut.

4. Hepatitis D

Jenis keempat ini terkenal dengan Virus Delta dimana virus tersebut termasuk virus dengan golongan yang unik dan tidak lengkap. Dikatakan sebagai virus tidak lengkap karena kemunculannya harus dibarengi dengan munculnya jenis hepatitis B.

Penyebarannya sendiri bisa melalui beragam cara termasuk hubungan seks yang tidak dan transfusi darah menggunakan jarum suntik yang tidak bersih.

Orang-orang yang menderita penyakit hepatitis D ini memperlihatkan tanda yang bermacam-macam ada yang sifatnya ko-infeksi dan yang sangat progesif.

5. Hepatitis E

Jenis penyakit yang ditimbulkan oleh virus HEV ini menyebar lewat makanan dan minuman yang tidak sehat dan tercemar virus. Para penderitanya sering mengalami rasa lelah, letih dan kehilangan selera makan serta mengalami mual.

Pada beberapa orang akan merasakan sakit yang luar biasa pada bagian perut dan terkadang air seni berubah menjadi kekuningan.

Saat sudah mendekati fase kritis, warna kulit dan mata akan terlihat kekuningan juga. Penderita yang mewaspadai penyakit ini adalah ibu yang sedang hamil dengan usia kandungan mencapai 3 bulan terakhir. Sementara itu, masa inkubasi virusnya ialah rentang 15 hingga 60 hari.

Demikianlah seluk beluk mengenai penyakit hepatitis dengan beragam virus dan jenis penyebab serta gejalanya. Kesimpulannya, penyakit ini adalah penyakit yang berbahaya bagi organ dalam manusia yaitu hati sehingga sebisa mungkin pencegahan dan penyebarannya perlu dicermati oleh semua orang.

Artikel Terkait

Summary
Hepatitis - Penyebab, Gejala Dan Jenis Penyakit Hepatitis
Article Name
Hepatitis - Penyebab, Gejala Dan Jenis Penyakit Hepatitis
Description
Hati-hati, hepatitis ternyata bisa menyebabkan kerusakan hati! Ketahui penyebab, gejala dan jenisnya agar Anda bisa mengantisipasi sejak dini! Yuk, mulai dari sekarang!
Author
Publisher Name
Nutra Jaya Prima
Publisher Logo
Facebook Comments