Kanker Testis | Pencegahan, Penyebab, Gejala, Ciri dan Pengobatannya

Kanker Testis | Pencegahan, Penyebab, Gejala, Ciri dan Pengobatannya

kanker testisKanker testis adalah jenis kanker yang menyerang bagian testis pria yang jarang sekali terjadi.

Bahkan, kanker ini lebih jarang lagi dibandingkan jenis kanker yang juga menyerang organ vital pria yaitu kanker prostat.

Namun, kanker ini tidak bisa disepelekan begitu saja sebab bisa menyerang pria yang berusia antara 15-35 tahun. Kalau bisa dideteksi lebih awal, penyakit ini bisa sembuh 100%.

Pencegahan Kanker Testis

Makanan pendukung penderita kanker testis

Selama menjalani proses pengobatan, penderita kanker wajib tahu mengenai makanan yang dianjurkan untuk membantu kelangsungan penyembuhan.

Berikut beberapa rekomendasi makanan yang bisa Anda masukkan dalam daftar menu harian.

  • Pepes dan kukus tempe
  • Sayuran yang bebas dari racun pestisida seperti wortel, kubis, brokoli dan tomat
  • Buah-buahan seperti delima, ceri dan lain-lain
  • Kacang-kacangan dan biji-bijian
  • Bawang putih serta bawang bombai
  • Kunyit

Selain itu, penderita kanker juga bisa mengkonsumsi daging merah asal tanpa lemak dan harus sesuai takaran.

Makanan yang wajib dihindari penderita kanker testis

Agar tidak memperburuk gejala kanker yang kian parah, Anda harus tahu daftar menu makanan yang tidak dianjurkan.

Berikut jenis makanan yang masuk dalam daftar larangan dikonsumsi penderita.

  • Ikan asin
  • Daging merah berlemak dan daging unggas
  • Makanan yang mengandung lemak tinggi, jerohan hewan, bersantan dan gorengan
  • Aneka jenis seafood
  • Buah nangka, durian, anggur, nanas dan kelengkeng
  • Kangkung dan tauge
  • Makanan olahan, makanan berpengawet, mengandung gula tinggi serta makanan cepat saji

Jenis minuman yang tidak boleh dikonsumsi penderita kanker adalah alkohol dan minuman yang berkarbonasi seperti soda, minuman energi serta jus buah yang ada dalam kemasan.

Minuman berpengawet akan merangsang pertumbuhan sel abnormal dalam testis semakin tak terkendali. Sehingga Anda harus rutin menjaga pola hidup sehat sejak didiagnosa mengidap kanker ini.

Jadi, kesembuhan diri sendiri terletak pada niat dan motivasi untuk kembali sehat didukung dengan pengobatan dan gaya hidup yang sehat.

9 Penyebab Kanker Testis yang Jarang Diperhatikan

penyebab kanker testisAda sejumlah faktor yang menjadi penyebab kanker testis. Berikut ini adalah penyebab penyakit ini pun penting untuk diketahui seperti berikut ini.

  • Pernah menderita kanker yang sama

Seorang pria yang sudah pernah terkena kanker testis disarankan melakukan pemeriksaan lanjutan sesudah pengobatan. Orang ini mempunyai risiko terkena kanker 12 kali lebih besar dibanding orang normal.

  • Kriptorkismus atau testis tidak turun

Pada sejumlah kasus anomali, testis tidak turun. Istilah medis untuk keadaan ini adalah kriptokismus atau undescended testicle yang menjadi salah satu penyebab terjadinya kanker ini.

  • Usia

Kasus terbanyak pada penderita kanker ini adalah pada pria dengan usia 30 sampai 34 tahun. Sementara itu, kasus ini lebih sering terjadi untuk usia 15 sampai 49 tahun. Akan tetapi, tidak menutup kemungkinan bahwa kanker ini juga bisa terjadi pada sejumlah usia lain.

  • Riwayat kesehatan keluarga

Bila ada anggota keluarga seperti ayah atau saudara kandung laki-laki yang terkena kanker testis, peluang seseorang untuk mengalami hal yang sama pun akan meningkat.

  • Tinggi badan

Penyebab kanker testis selanjutnya adalah semakin tinggi tubuh seorang pria, maka peluang terkena kanker ini pun semakin besar. Hubungan tinggi badan dan kanker ini adalah faktor makanan.

  • HIV dan AIDS

Penyakit ini juga membuat penderitanya rentan terkena kanker.

  • Ras

Kasus kanker testis lebih sering diderita oleh pria berkulit putih dibandingkan hitam.

  • Merokok

Salah satu penyebab kanker testis adalah karena merokok dalam jangka waktu lama.

  • Pertumbuhan testis yang abnormal

Pada keadaan tertentu seperti sindrom Klinefelter bisa membuat testis berkembang secara tak normal. Hal ini pun akan meningkatkan risiko kanker.

4 Gejala Kanker Testis Ini Bisa Didahului dengan Kebiasaan Kamu

gejala kanker testisGejala kanker testis ditandai dengan perubahan yang cukup drastis pada ukuran testis serta beberapa ciri lainnya yang bisa diamati dengan mudah.

Adanya sel kanker yang menyerang organ penghasil hormon reproduksi ini menyebabkan fungsi seksual seorang pria bisa saja terganggu atau bahkan hilang sama sekali.

Beberapa gejala kanker testis yang kerap ditemukan pada penderita kanker antara lain adalah sebagai berikut :

  • Pembengkakan atau benjolan

Benjolan atau bengkak sudah menjadi ciri penyakit kanker, termasuk kanker ini. Pada penderita kanker pembengkakan akan terjadi di salah satu bagian testis saja.

Tidak hanya benjolan, umumnya pembengkakan ini disertai rasa sakit yang luar biasa.

  • Rasa nyeri

Rasa sakit meskipun tidak sedang melakukan hubungan intim atau ereksi juga bisa dirasakan sebagai salah satu gejala kanker testis.

Rasa nyeri yang tajam disertai capek berat akan melanda bagian testis dan skrotum. Terkadang rasa ini bisa muncul dan pergi begitu saja tanpa penanganan.

  • Penimbunan cairan

Terjadi penimbunan cairan yang biasanya akan menumpuk di bagian skrotum pria. Saat kondisi ini biasanya penderita akan merasa sering lelah serta lemas.

Penimbunan cairan yang terlampau banyak mengindikasikan bahwa sel kanker tengah tumbuh di dalam testis.

  • Gejala lainnya

Ada beberapa gejala lain yang menyerang tubuh penderita ketika sel kanker mulai bermetastasis seperti pembengkakan leher, sesak napas, pembesaran bagian dada, serta batuk yang berlangsung cukup lama tanpa sebab jelas.

Pada kondisi demikian, penderita diharuskan segera mendapatkan penanganan medis yang serius.

Dengan mengetahui gejala kanker testis sejak awal, diharapkan penderita bisa mendapatkan penanganan yang tepat dan cepat.

Ciri-ciri Kanker Testis yang Wajib untuk Diketahui

ciri-ciri kanker testisAda beberapa ciri-ciri kanker testis yang bisa Anda ketahui, yaitu :

Ciri yang paling umum terjadi, ukuran benjolan ini bisa besar atau kecil, tergantung seberapa parah kanker yang diderita.

Apabila terdapat benjolan pada testis Anda harus segera konsultasikan kepada dokter.

Ciri-ciri kanker testis lainnya yaitu rasa nyeri pada testis. Anda perlu mewaspadai rasa nyeri yang terjadi pada perut bagian bawah, karena bisa jadi itu adalah gejala kanker.

Terjadi pembengkakan pada testis juga salah satu ciri-ciri kanker testis. Jangan banyak berpikir lagi, segera hubungi dokter apabila terjadi gejala seperti ini.

Cepat lelah juga bisa menjadi salah satu indikasi gejala kanker ini. Meskipun kelelahan adalah suatu hal sepele, tapi sebaiknya Anda tidak menyepelekannya.

Mudah sekali lelah tanpa alasan jelas harus di waspadai. Apabila kelelahan sering terjadi dan didukung adanya gejala seperti di atas tentu itu bisa jadi salah satu ciri-ciri kanker testis.

Langkah Medis Dokter Melakukan Pengobatan Kanker Testis

pengobatan kanker testis dengan jamur maitakePermasalahan kanker ini merupakan suatu hal yang sangat serius bagi kaum adam yang selanjutnya penyakit ini sangat erat sekali dengan permasalahan kesuburan.

Gangguan kesehatan yang menyerang testis ini disebabkan oleh berbagai hal termasuk di dalamnya riwayat kanker ini dalam satu keluarga, paparan sinar ultraviolet berlebih pada bagian vital pria hingga pengkonsumsian makanan yang memiliki kandungan bahan kimia.

Ketika ada terdiagnosa mengidap kanker ini, Anda sudah selayaknya segera melakukan pengobatan kanker testis guna menghindari dampak negative penyakit tersebut.

Tindakan pengobatan kanker testis sering kali dilakukan dengan memanfaatkan bahan herbal ataupun melalui tindakan medis. Keseluruhannya memiliki dampak negative dan positif masing – masing yang sudah sepantasnya hal ini menjadi pertimbangan bagi pasien.

Jika Anda mengambil jalan medis, berikut ini beberapa tindakan pengobatan kanker testis yang akan sering ditawarkan oleh dokter setelah melakukan pemeriksaan sejauh mana tingkat keparahan kanker yang ada derita.

1. Tindakan operasi

Tindakan pengobatan kanker testis salah satunya dilakukan melalui operasi yang mana hal ini mencangkup orchiectomy dan juga diseksi pada kelenjar getah bening retroperitoneal. Operasi pada kanker ini dilakukan dengan pemotongan salah satu bagian testis.

Jika memang pria tersebut masih memiliki satu testis yang sehat, maka peluang untuk mendapatkan ereksi ataupun ejakulasi dengan kandungan sel sperma di dalamnya sangatlah mungkin. Secara tidak langsung, pria tersebut masih memungkinkan mendapatkan momongan.

2. Tindakan radioterapi

Cara lain dalam pengobatan kanker testis adalah dengan menerapkan tindakan radioterapi. Pengobatan dengan memanfaatkan radioterapi ini hanya melibatkan metode pengobatan lokal yang mana hal ini akan mempengaruhi sel kanker pada bagian yang diterapi saja. Dalam penerapannya, tidak semua pasien kanker menggunakan metode ini, di mana untuk pasien non seminoma tidak menggunakan teknik pengobatan ini. akan lebih baik jika radioterapi dilakukan setelah operasi.

3. Tindakan kemoterapi

Sama dengan jenis kanker pada umumnya, pengobatan kanker testis juga melibatkan tindakan kemoterapi. Diungkapkan jika kemoterapi memberikan hasil yang jauh lebih baik dibandingkan dengan metode lain ketika dikombinasikan dengan obat – obatan lainnya. pada umumnya, tindakan kemoterapi yang digabungkan dengan pengkonsumsian obat akan membantu pengontrolan sel kanker yang terdapat dalam tubuh.

4. Imunoterapi

Dianggap sebagai pengobatan terbaru pada penderita kanker, tindakan pengobatan kanker testis ini ternyata cukup sukses sebab akan menghindarkan adanya perkembangan sel kanker dalam tubuh secara lebih luas. Tidak hanya itu saja, alternative pengobatan ini juga mampu untuk meningkatkan sistem kekebalan pasien tersebut

Pengobatan Kanker Testis Dengan Jamur Maitake

jamur maitake adalah obat kanker, obat tumor dan gangguan sistem imunSelain beberapa cara pengobatan kanker testis di atas, Anda juga bisa menggunakan alternative pengobatan herbal yang dalam hal ini menggunakan jamur maitake.

Dengan memanfaatkan kandungan yang terdapat di dalamnya, Anda akan terbebas dari permasalahan kanker yang menghambat Anda untuk memiliki momongan.

Untuk itu, segera dapatkan jamur maitake sekarang juga untuk pengobatan penyakit kanker Anda.

Artikel Terkait :

Kanker Mulut | Pencegahan, Penyebab, Gejala, Ciri Dan Pengobatannya

Kanker Mulut | Pencegahan, Penyebab, Gejala, Ciri Dan Pengobatannya

kanker mulutKanker mulut adalah pertumbuhan sel tidak normal yang menyerang bagian mulut mencakup daerah bibir, lidah, pipi, gusi, dasar mulut, langit-langit mulut, sinus serta tenggorokan.

Kanker mulut terdiri dari tiga jenis yaitu karsinoma sel skuamosa yang banyak ditemukan, melanoma oral ganas, dan adenokarsinoma. Beberapa jenis penyakit kanker tersebut menimbulkan gejala yang relatif sama.

Penyebab utama penyakit kanker mulut kerap tidak bisa diketahui secara pasti. Namun, kanker jenis ini menjadi salah satu kanker yang mengakibatkan kematian nomor enam di dunia.

Pencegahan Kanker Mulut

Selain menjaga kebersihan mulut, Anda harus menghilangkan kebiasaan buruk seperti merokok agar tidak terkena penyakit berbahaya ini. Selain itu, cegah tertularnya infeksi HPV oral dengan melakukan vaksinasi HPV.

Ada baiknya juga melakukan pola hidup sehat seperti membatasi jumlah pasangan, tidak melakukan seks oral pada orang asing, menggunakan pengaman seperti kondom saat berhubungan seksual.

Upaya pencegahan tentu lebih baik dibandingkan mengobati kanker yang kerap terdeteksi setelah memasuki stadium akhir. Anda wajib tahu bahwa angka harapan hidup orang yang menderita kanker ini pada tahun pertama masih cukup tinggi yakni mencapai 81%.

Penyebab Kanker Mulut

penyebab kanker mulutBanyak peneliti menuding mutasi DNA merupakan penyebab serangan penyakit kanker namun hal ini belum dapat dipastikan seratus persen.

Mutasi DNA menjadi penyebab 25 persen kanker mulut. Namun apa yang menjadi penyebab terjadinya mutasi DNA, belum diketahui dengan jelas.

Mengenai penyebab kanker mulut terdapat beberapa keadaan yang dianggap dapat meningkatkan risiko terserang kanker, antara lain :

  1. Paparan matahari yang berlebih, terlebih lagi ketika usia muda yang dapat memicu terserang kanker pada area bibir.
  2. HPV (Human papillomavirus) khususnya HPV 16 yang merupakan salah satu jenis virus yang dapat menular melalui hubungan seksual, terutama oral seks.
  3. Mengonsumsi tembakau menjadi faktor utama penyebab kanker mulut.
  4. Mengonsumsi alkohol berlebihan juga menjadi faktor penting lain penyebab kanker. Dan para peminum alkohol berisiko 6 kali terhadap kemungkinan menderita penyakit kanker. apabila para peminum alkohol juga gemar merokok, maka risiko kanker akan naik menjadi 30 kali dibandingkan orang yang tak merokok maupun minum alkohol.
  5. Pola makan diduga juga menjadi faktor lain penyebab kanker mulut. Orang-orang yang mengonsumsi makanan dengan menu harian minim sayur serta buah-buahan atau bahkan tidak sama sekali mengonsumsinya, memiliki risiko terserang kanker.
  6. Risiko serangan kanker juga dapat meningkat dengan bertambahnya usia. Tercatat bahwa kanker mulut lebih banyak diderita oleh orang yang telah berusia 40 tahun atau lebih.
  7. Sistem imunitas tubuh yang lemah dan riwayat kesehatan dalam keluarga juga membuat seseorang lebih berisiko terserang kanker.
  8. Paparan radiasi maupun terpapar oleh zat kimia misalnya formaldehida dan asam sulfur dapat pula memicu serangan kanker mulut.
  9. Tidak teratur menggosok gigi juga dapat jadi pemicu kanker mulut. Kaum pria pada umumnya berisiko lebih besar daripada wanita karena sebagian pria malas memperhatikan kesehatan gigi dan mulutnya.

Gejala Kanker Mulut

gejala kanker mulutGejala kanker mulut juga sukar dibedakan dengan penyakit mulut lainnya, sehingga perlu adanya diagnosa khusus untuk bisa mengetahui gejala kanker ini lebih dini.

Berikut ini adalah gejala kanker mulut yang dapat terjadi, yaitu :

  • Sariawan
    Pada penyakit kanker ini, biasanya penderita akan terlebih dulu mengalami sariawan. Sariawan yang merupakan gejala kanker mulut ditandai dengan rasa perih yang tak kunjung sembuh serta munculnya pendarahan bila sariawan atau sel kanker sudah terlalu lama berkembang disana.
  • Benjolan atau bercak dalam mulut
    Anda perlu mewaspadai adanya benjolan atau bercak yang tidak biasa di dalam area mulut. Bercak atau benjolan ini umumnya disertai rasa nyeri saat tersentuh dan kerap muncul di area seperti lidah, langit mulut atau dinding mulut.
  • Nyeri di area mulut
    Pada area mulut yang terserang kanker, umumnya rasa nyeri akan menyertai penderita sejak awal sel kanker tumbuh. Selain itu, penderita juga akan mengalami rasa sakit menelan, sakit mengunyah, dan sakit ketika berbicara. Rasa nyeri ini termasuk gejala kanker mulut yang bisa diamati tanpa bantuan medis.
  • Perubahan suara dan gaya bicara
    Pada kanker yang tumbuh disekitar lidah biasanya akan menimbulkan perubahan gaya bicara penderitanya. Mereka bisa berubah menjadi cadel ketika mengucapkan sesuatu. Perubahan suara atau gaya bicara juga termasuk gejala kanker mulut yang jarang diperhatikan oleh penderitanya.
  • Sakit rahang
    Sakit pada bagian rahang termasuk indikasi ada penyakit yang tengah menginfeksi mulut anda. Salah satunya adalah penyakit ganas kanker yang bisa dideteksi dari bagian rahang yang terasa nyeri serta kaku saat digerakan.

Ciri-ciri Kanker Mulut

ciri-ciri kanker mulutBagi Anda yang ingin mengetahui ciri-ciri kanker mulut, maka hal tersebut bisa diketahui.

Berikut ini adalah beberapa ciri-ciri kanker mulut, yaitu :

  • Muncul rasa nyeri di mulut.
  • Ada penebalan atau benjolan di pipi.
  • Terdapat bercak merah atau putih di mulut atau tenggorokan.
  • Tenggorokan terasa sakit pada saat menelan.
  • Lidah menjadi mati rasa.
  • Gigi goyang bahkan lepas tanpa penyebab yang jelas.
  • Terasa sakit pada rahang atau gigi.
  • Terjadi perubahan pada suara.
  • Muncul benjolan di leher.
  • Terjadi penurunan berat badan secara drastis.
  • Muncul bau mulut.
  • Terjadi penebalan atau muncul benjolan di bagian bibir.
  • Muncul benjolan pada tenggorokan.
  • Terjadi pendarahan yang tak biasa atau mati rasa pada mulut.
  • Terasa sulit untuk menggerakkan rahang.
  • Terjadi sariawan yang tak kunjung sembuh dalam jangka waktu beberapa minggu.
  • Terjadi sariawan yang juga mengalami pendarahan.
  • Muncul benjolan atau terjadi penebalan di dinding dalam mulut yang tak kunjung hilang.
  • Terjadi pembengkakan di kelenjar getah bening leher yang tak kunjung sembuh.
  • Terada sakit atau sulit untuk menelan dan mengunyah.
  • Terasa sakit di dalam mulut, terutama lidah.
  • Kesulitan berbicara.

Beberapa ciri-ciri kanker mulut di atas akan sangat membantu untuk siapa pun yang ingin mengenalinya. Jika sudah mengetahui sejumlah ciri di atas, maka diharapkan seseorang bisa melakukan langkah yang tepat untuk penanganan terbaik.

Pengobatan Kanker Mulut Secara Alami Tanpa Efek Samping

manfaat jamur maitake sebagai obat kanker dan tumorSama seperti jenis kanker pada umumnya, untuk kanker  ini memiliki tingkat tingkat “keganasan atau malignasi” tersendiri ketika tidak mendapatkan penanganan yang tepat.

Dikenal dengan sebutan kanker rongga mulut, kanker ini berkembang pada bagian rongga mulut termasuk di dalamnya pada bibir, gusi, lidah hingga bagian sekitar orofaring. Mengingat bahaya kanker , hingga kini pihak praktisi kesehatan masih berusaha keras mengembangkan berbagai penelitian untuk menemukan pengobatan kanker mulut secara tepat.

Dalam dunia medis, pengobatan kanker mulut sering kali melibatkan berbagai tindakan seperti halnya kemoterapi, pemberian radiasi hingga melalui tindakan pembedahan.

Tentunya yang demikian ini membutuhkan biaya yang sangat mahal dengan efek samping yang sangat besar bagi kesehatan tubuh pasien. Oleh sebab itu, akan lebih baik jika pengobatan kanker dilakukan secara alami dengan memanfaatkan bahan herbal di lingkungan sekitar.

Berikut ini beberapa bahan herbal yang sering kali dimanfaatkan sebagai bagian dari pengobatan kanker rongga mulut.

Tanaman benalu

Untuk jenis tanaman ini pastinya Anda sudah mengenal dengan baik. Tanaman yang dikenal selalu mengganggu tanaman lain ini, ternyata bisa dijadikan sebagai pencegahan.

Buah mengkudu

Dikenal dengan aromanya yang sangat kurang sedap, buah mengkudu ternyata juga sangat ampuh untuk dijadikan sebagai bagian dari pencegahan masalah kanker.

Kandungan dammachantel yang terdapat pada daging buah mengkudu bisa difungsikan sebagai obat anti kanker sehingga secara bertahap akan mematikan sel kanker tersebut.

Untuk membuktikan khasiat tersebut, Anda bisa mengkonsumsi jus mengkudu dengan mencampurkannya sedikit madu sebagai perasa manis.

Tanaman keladi tikus

Memiliki nama latin Typhonium Flagelliaforme, tanaman keladi tikus ini juga dikenal membantu dalam mengurangi efek negative akibat kemoterapi karena kandungan antivirus dan antibakteri yang terkandung di dalamnya.

Jamur Maitake

Dari sekian banyak bahan alami yang digunakan dalam pengobatan kanker mulut, anda juga bisa memanfaatkan bahan alami lain yang sudah terbukti khasiatnya yaitu Jamur maitake.

Jamur maitake adalah tanaman yang dipercaya mampu mengobati permasalahan kanker mulut. Ragam kandungan vitamin, mineral dan zat anti kanker yang terdapat di dalam jamur maitake ini akan mampu untuk membunuh sel kanker supaya tidak meluas ke berbagai bagian tubuh lainnya.

Untuk itu, jika Anda mengeluhkan permasalahan kanker mulut, Anda bisa mengkonsumsi jamur maitake ini.

 

Artikel Terkait :

Kanker Lidah | Penyebab, Gejala, Ciri dan Pengobatannya

Kanker Lidah | Penyebab, Gejala, Ciri dan Pengobatannya

penyakit kanker lidahKanker lidah adalah jenis penyakit yang menyerang lidah atau kanker yang berkembang pada sel-sel skuamosa di permukaan lidah.

Sel skuamosa adalah sel yang berbentuk pipih atau datar seperti kulit yang melapisi permukaan lidah, mulut, laring, tiroid dan tenggorokan.

Ciri atau gejala awal kanker ini sering diabaikan para penderita seperti sariawan yang tak kunjung sembuh, kebas pada lidah, kesulitan menelan dan lain-lain.

Fakta Seputar Kanker Lidah

fakta kanker lidahDewasa ini, kanker lidah menjadi salah satu jenis penyakit yang ditakuti sebab data menunjukkan terjadi peningkatan sebanyak 68% penderita di dunia.

Penyakit berbahaya ini tidak hanya menyerang salah satu gender namun juga menyerang anak-anak. Ternyata kebiasaan anak-anak mengkonsumsi makanan ringan yang penuh dengan garam serta pengawet menjadi pemicu utama.

Konsumsi berlebihan akan menyebabkan si kecil berisiko terkena penyakit kanker lidah yang berbahaya. Para orangtua wajib mewaspadai dan memperhatikan kesehatan anak-anak.

Deteksi dini kanker lidah

Cara mendeteksi dini adalah melakukan pemeriksaan lebih lanjut jika mulut mengalami luka. Luka yang terlalu lama tidak kunjung sembuh bisa berkembang menjadi kanker.

Luka berupa bercak putih yang kadang dicap sebagai sariawan jangan diabaikan terlalu lama. Lokasi kanker ini sendiri terbagi menjadi dua yaitu kanker lidah oral yang menyerang dan berkembang di bagian depan lidah, sedangkan kanker lidah dasar terjadi di pangkal lidah yang dekat dengan tenggorokan.

Deteksi yang terlambat tentu akan menyulitkan proses pengobatan kanker ganas ini. Jangan sampai deteksi kanker baru diketahui setelah sel kanker berkembang mencapai stadium empat atau akhir.

Penyebabnya Kanker Lidah

penyebab kanker lidahAdanya pertumbuhan tumor pada area lidah lalu semakin berkembang, maka inilah yang merupakan kondisi kanker.

Sel-sel kanker dapat ditemukan pada permukaan lidah. Terdapat beberapa faktor penyebab kanker lidah, antara lain :

1. Merokok

Rokok dengan berbagai kandungan zat berbahaya di dalamnya memang menjadi pemicu terjadinya penyakit kanker. Asap rokok sebaiknya tidak dianggap remeh sebab asap yang mengandung senyawa berbahaya tersebut akan merusak rongga mulut, gigi, gusi dan lidah, bahkan menjadi penyebab kanker lidah.

Dalam dunia medis tercatat bahwa kebanyakan penderita penyakit kanker  merupakan para perokok aktif dengan jumlah rokok yang dikonsumsi cukup banyak perharinya.

2. Oral seks

Human Papilomavirus atau HPV dapat menular dari kulit si penderita HPV ke area mulut dan lidah secara langsung akibat oral seks. Barang-barang yang telah terkontaminasi Human Papilomavirus juga dapat menjadi sarana cepat penyebaran HPV ke mulut dan lidah. Perkembangan HPV di area lidah akan menjadi penyebab kanker lidah.

3. Minuman beralkohol

Mengonsumsi minuman beralkohol juga dapat menjadi salah satu penyebab kanker lidah. Mengonsumsi minuman beralkohol dengan jumlah banyak dan sering akan merusak sel-sel tubuh.

Kandungan alkohol sebenarnya tak layak dikonsumsi jumlah banyak dan sering karena dapat merusak organ dan sel-sel tubuh, termasuk sel-sel di lidah. Kerusakan sel-sel di lidah dapat menimbulkan tumor lidah, yang apabila terus berkembang akan menjadi kanker.

4. Riwayat kesehatan pihak keluarga

Perhatikan tentang riwayat kesehatan keluarga, apakah ada keluarga yang pernah mengalami kanker mulut? Orang-orang dengan riwayat keluarga pengidap kanker memiliki risiko yang lebih besar menderita kanker yang sama.

Masalah keturunan juga menjadi salah satu penyebab kanker lidah.
Apabila telah mengetahui terdapat keluarga dengan riwayat kanker ini, maka lebih waspadalah dengan cara menjaga kebersihan rongga mulut, gigi, dan lidah.

Gejala Kanker Lidah

gejala kanker lidahGejala kanker lidah seringkali muncul tanpa kita sadari. Penyakit yang terbilang mematikan ini kerap luput dari perhatian karena umumnya gejala kanker lidah mirip dengan penyakit ringan lainnya seperti radang dan sariawan.

Penyakit kanker lidah merupakan jenis kanker yang menyerang sel-sel lidah dan tumbuh di bagian permukaan lidah dikenal dengan sel skuamosa. Sama mematikan dengan penyakit kanker lainnya, membuat gejala kanker ini wajib untuk diwaspadai bersama.

Bila dilihat dari anatomi, lidah manusia terdiri dari dua bagian yaitu ujung dan pangkal. Pada beberapa kasus, sel kanker juga bisa menyerang di bagian tersebut secara cepat bila tidak segera mendapat penanganan.

Biasanya, ahli medis membedakan kategori kanker lidah menjadi dua yaitu kanker yang terjadi di pangkal lidah sebagai bagian dari kanker orofaring, sedangkan kanker yang terjadi di bagian ujung lidah dikategorikan sebagai kanker mulut.

Beberapa gejala kanker lidah yang biasanya dianggap sebagai gejala penyakit ringan antara lain akan dijelaskan pada poin berikut ini. Simak ya!

1. Sakit area tenggorokan

Tenggorokan menjadi area yang sangat sensitif ketika diserang penyakit kanker yang terbilang mematikan ini. Gejala kanker lidah biasanya juga disertai rasa sakit di sekitar tenggorokan.

2. Sakit menelan

Rasa nyeri saat menelan juga termasuk gejala yang terkadang dianggap hanya radang tenggorokan saja. Gejala ini diakibatkan karena kelenjar tiroid disekitar leher juga mengalami dampak dari penyebaran sel kanker.

3. Sakit telinga

Telinga merupakan bagian yang cukup dekat dengan tenggorokan. Umumnya, pada beberapa jenis kanker yang menyerang tenggorokan seperti kanker gusi, kanker nasofaring, dan lainnya juga menimbulkan rasa sakit di bagian telinga. Begitu juga dengan gejala kanker lidah yang sering menimbulkan nyeri di telinga penderita.

4. Bercak atau benjolan

Waspadai bila ada bercak berwarna putih yang tidak biasanya ada di bagian permukaan lidah dan sekitarnya. Bercak atau benjolan kecil yang seringkali diduga sebagai sariawan menjadi salah satu gejala yang banyak ditemukan. Benjolan atau bercak ini terkadang disertai rasa perih dan sakit pada waktu tertentu.

5. Pendarahan

Pendarahan bisa saja terjadi bila sel kanker semakin menunjukkan aktivitasnya. Dengan kata lain, ketika penderita tidak segera mendiagnosa melalui medis maka sel kanker yang belum diketahui tersebut akan berkembang dan menyerang bagian jaringan yang masih sehat. Saat inilah pendarahan terjadi karena banyaknya jaringan sehat yang mengalami infeksi tersebut.

Ciri-ciri Kanker Lidah

ciri-ciri kanker lidahMengenal ciri-ciri kanker lidah menjadi satu hal yang penting untuk dilakukan. Hal ini sifatnya bukan hanya untuk satu atau beberapa kalangan, namun untuk semua orang.

Di bawah ini adalah beberapa ciri-ciri kanker lidah yang bisa kita tahu secara umum, baik dengan melihatnya secara langsung atau menanyakan apa yang dirasakan oleh penderitanya, yaitu :

  1. Muncul bercak berwarna putih atau merah, sariawan, atau benjolan yang tidak kunjung sembuh selama 3 minggu.
  2. Terjadi sakit tenggorokan yang berlangsung secara terus-menerus.
  3. Terasa sakit pada saat menelan atau disfagia.
  4. Terjadi perubahan pada suara atau justru merasa kesulitan untuk berbicara.
  5. Terjadi pendarahan tanpa sebab yang jelas di bagian lidah.
  6. Muncul rasa kebas di dalam mulut yang tak kunjung hilang.
  7. Terasa sakit di bagian telinga, meskipun ciri ini cukup jarang ditemukan.
  8. Muncul benjolan di bagian lidah.
  9. Muncul benjolan-benjolan pada bagian dalam mulut yang tak kunjung hilang.
  10. Muncul benjolan-benjolan pada kelenjar getah bening di leher yang tak kunjung hilang.
  11. Terjadi penurunan berat badan yang tak jelas penyebabnya.
  12. Terjadi pendarahan atau mati rasa pada mulut.
  13. Gigi mengendur tanpa penyebab yang jelas.
  14. Terasa silit menggerakkan rahang.

Sejumlah ciri-ciri kanker lidah seperti yang ada di atas sudah Anda tahu. Dengan begitu, ada baiknya Anda segera memeriksakan ke dokter jika beberapa gejala di atas muncul.

Pengobatan Kanker Lidah Dengan Jamur Maitake

pengobatan kanker lidahJika sudah berbicara tentang kanker, sering kali kematian selalu dikaitkan ketika pengobatan kanker lidah yang dirasa tidak memberikan hasil yang signifikan.

Hal ini terjadi pada beberapa orang termasuk di dalamnya adalah Daniel Dion, kakak dari artis kenamaan Celine Dion yang harus meregang nyawa karena kanker ini.

Lantas, bagaimana pengobatan kanker lidah yang kemudian akan dilakukan oleh dokter? Berikut ulasannya.

1. Melalui tindakan operasi

Untuk Anda yang divonis menderita kanker pada stadium awal, sering kali pengobatan kanker lidah melalui tindakan operasi akan ditawarkan oleh dokter. Hal ini dianggap cukup efektif guna memerangi sel kanker yang terdapat pada lidah tersebut. Sering kali, prosedur operasi ini akan dikombinasikan dengan pemberian radioterapi ataupun juga kemoterapi yang nantinya diharapkan akan mendapatkan kesembuhan secara total.

Namun, jika sel kanker yang terdapat pada lidah memiliki ukuran yang sangat besar, maka tindakan pengobatan kanker lidah berupa pengangkatan lidah melalui operasi atau yang lebih dikenal dengan sebutan glosektomi bisa dijadikan sebagai pilihan. Selanjutnya, dokter akan melakukan rekonstruksi lidah sebagai pengganti lidah yang telah diangkat tersebut. tentunya, operasi pengangkatan lidah ini bisa dilakukan dengan syarat sel kanker terdapat pada bagian pangkal dan ditakutkan akan menyebar ke kelenjar getah bening.

2. Tindakan radioterapi

Untuk pengobatan kanker lidah lainnya bisa dilakukan melalui tindakan radioterapi, di mana sel kanker akan dihancurkan dengan memanfaatkan gelombang radiasi. Tindakan ini dilakukan sebagai antisipasi agar sel kanker tidak menjalar pada bagian tenggorokan, sebab pada kasus ini, sel kanker tersebut menyerang bagian pangkal lidah.

3. Melalui tindakan kemoterapi

Memang jalan utama yang dilakukan untuk memerangi sel kanker adalah dengan melakukan kemoterapi. pengobatan kanker lidah melalui kemoterapi ini dilakukan untuk menghancurkan sel kanker yang ada di seluruh tubuh, sehingga tidak akan menyebar ke organ lainnya.

manfaat jamur maitake sebagai obat kanker dan tumorJika mengamati tindakan pengobatan kanker lidah di atas, bisa dikatakan sangatlah membutuhkan biaya yang sangat banyak.

Sebagai solusi, Anda bisa mencoba kembali ke alam dengan menggunakan produk jamur maitake.

Dengan berbagai kandungan bermanfaat di dalamnya, serta melalui pengkonsumsian secara teratur, Anda akan mendapatkan kesembuhan dengan memanfaatkan pengobatan kanker lidah melalui jamur maitake ini.

 

Artikel Terkait :

Kanker Pankreas | Penyebab, Gejala, Ciri dan Pengobatan Kanker Pankreas

Kanker Pankreas | Penyebab, Gejala, Ciri dan Pengobatan Kanker Pankreas

penyakit kanker pankreasKanker pankreas adalah jenis penyakit kanker yang menyerang organ pankreas yang mampu menghasilkan cairan pencernaan dan sel endokrin pankreas menghasilkan insulin dangklukagon.

Pankreas merupakan organ vital yang berada di lokasi terdalam yang sulit dijangkau. Gejala yang diberikan pun umumnya relatif lambat sehingga terlambat disadari oleh penderita kanker.

Hal yang paling menonjol adalah kekuningan pada beberapa bagian tubuh yang menandakan bahwa sel kanker berhasil menghalangi saluran ke organ hati. Bilirubin yang memiliki fungsi memecah sel darah merah yang tua tak bisa lagi berfungsi atau gagal masuk ke hati.

Serangan ganas sel kanker menyebabkan penderita penyakit berujung pada kematian. Kemungkinan sembuh sangat kecil meski berada pada level stadium pertama. Operasi transplantasi hati tidak menjamin bahwa penderita kanker bisa selamat dari ganasnya sel kanker ini.

Hal yang bisa dilakukan untuk mengatasinya adalah mengupayakan langkah pencegahan. Penyakit ini hampir mirip dengan kanker payudara yang tidak bisa ditemukan secara pasti penyebab kanker.

Pada stadium lanjut, kanker ini memiliki peluang yang sangat kecil untuk sembuh meskipun melakukan tindakan medis seperti pembedahan dan perawatan lanjutan. Mengerikan, ya?

Penyebab Kanker Pankreas

penyebab kanker pankreasBerikut ini anda bisa mengetahui penyebab kanker pankreas pada berikut ini :

1. Konsumsi rokok

Seorang perokok memiliki resiko terkena kanker lebih tinggi. Asap rokok yang dihisap oleh perokok tersebut mengandung zat kimia berbahaya yang menjadi racun bagi tubuh. Zat tersebut akan membuat organ dalam tubuh menjadi rusak dan mengalami peradangan. Bila peradangan terus meningkat maka, kanker bisa menyerang organ dalam tersebut.

2. Terlalu banyak melakukan aktivitas fisik

Orang yang bekerja terlalu keras dan selalu memforsir tenaganya sehingga membuat tubuh mengalami kelelahan. Tubuh yang lelah dapat menyebabkan organ dalam terkena gangguan, khususnya bagi organ pankreas.

3. Faktor keturunan

Penderita kanker ternyata sebagian besar juga disebabkan oleh faktor keturunan. Anggota keluarga Anda yang mengalami penyakit kanker pankreas ternyata dapat menular. Proses menularnya penyakit tersebut terjadi secara cepat, jadi Anda wajib berhati-hati waktu merawat anggota keluarga yang mengidap penyakit kanker.

4. Terkena bakteri helicobacter pylori

Helicobackter pylori merupakan salah bakteri yang dapat mengakibatkan penyakit lambung. Infeksi lambung yang akan terjadi bisa menjadi semakin parah. Saat penyakit lambung semakin parah maka, dapat menyebabkan resiko terjadinya kanker pankreas yang tinggi.

5. Diabetes

Penyebab kanker pankreas selanjutnya yaitu diabetes. Para penderita diabetes dapat membuat kanker semakin berkembang pesat dalam tubuh. Bahkan proses penyebarannya bisa hanya dalam satu bulan saja.

Banyak sekali penyebab kanker pankreas, semua penyebabnya bisa Anda temukan pada kehidupan sehari-hari.

Gejala Kanker Pankreas

gejala kanker pankreasGejala kanker pankreas hampir sama dengan beberapa gejala penyakit kanker lainnya yang menyerang organ dalam manusia. Umumnya kanker ini diderita oleh mereka yang sudah berusia lanjut, baik wanita maupun pria.

Adanya sel kanker pada kelenjar pankreas ini akhirnya membuat sistem metabolisme tubuh semakin menurun. Oleh sebab itu, sangat penting untuk mengetahui gejala kanker pankreas sejak dini untuk metode pengobatan yang lebih cepat.

Apa saja gejala kanker pankreas yang perlu kita ketahui? Simak uraiannya berikut ini!

1. Demam dan Menggigil

Suhu tubuh yang meningkat merupakan tanda penyakit yang cukup serius. Pada gejala kanker pankreas, penderita umumnya juga mengalami demam serta menggigil. Biasanya demam akan terjadi pada malam hari menjelang dini hari. Demam dan menggigil terkadang mengeluarkan keringat dingin dari kulit penderita.

2. Mual dan Muntah

Mual dan muntah termasuk indikasi ada yang tidak beres dengan saluran atau sistem pencernaan seseorang. Begitu juga ketika sel kanker terbukti tumbuh di kelenjar pankreas, maka otomatis sistem pencernaan juga meresponnya dengan beberapa ciri seperti mual dan muntah.

3. Pola BAB Berubah

Gangguan atau berubahnya pola buang air besar juga merupakan indikasi kanker yang sering dialami oleh penderita. Pada kondisi ini penderita juga sering merasa nyeri pada perut yang disertai dengan berkurangnya nafsu makan.

4. Diabetes

Pada banyak kasus, terutama penderita kanker yang telah berusia lanjut ditemukan adanya penyakit diabetes terlebih dulu. Hal ini karena kelenjar pankreas yang berfungsi memproduksi insulin tidak bisa melakukan tugasnya dengan baik karena serangan sel kanker.

Ciri-ciri Kanker Pankreas Stadium Awal

ciri - ciri kanker pankreasBerikut ini adalah beberapa daftar dari ciri-ciri kanker pankreas yang tidak boleh dianggap sepele. Diantaranya adalah :

1. Terasa nyeri pada perut bagian atas

Hal ini dikarenakan posisi pankreas berada di perut bagian atas tepatnya dekat dengan hati. Oleh karena itu jika Anda mengalami kanker pankreas maka besar kemungkinan jika bagian ulu hati atau perut bagian atas Anda akan terasa nyeri.

Akan lebih memburuk lagi ketika penderita selesai makan apapun dalam keadaan berbaring. Jadi Anda harus segera menangani rasa nyeri tersebut sebelum kanker yang menyebar ke bagian tubuh lainnya.

2. Terasa mual hingga muntah

Selain terasa nyeri, bagian ulu hati seringkali menyebabkan lambung mengalami gangguan seperti iritasi, mual, hingga muntah. Jika sudah seperti ini maka lama kelamaan rasa mual dan muntah akan terasa lebih sering sehingga aktivitas sehari-hari bisa terhambat bahkan penderita beresiko kekurangan nutrisi.

3. Sakit kuning

Pankreas adalah organ yang erat kaitannya dengan kantung empedu dan juga hati. Maka jika kanker pankreas muncul hal ini akan menyebabkan tubuh menjadi kekuningan karena adanya penumpukan bilirubin dalam darah di seluruh tubuh.

4. Demam menggigil

Penderita kanker umumnya mengalami gejala demam dan menggigil meskipun udara tidak dingin. Hal ini dikarenakan sel kanker telah merusak sel pankreas sehingga memicu reaksi tubuh yang berujung pada kenaikan suhu di dalam tubuh. Berbeda dengan demam pada umumnya, demam pada penderita kanker ini masih terus dirasakan bahkan setelah meminum obat sekalipun.

5. Adanya gangguan pencernaan

Tidak bisa dipungkiri memang pankreas adalah salah satu organ pencernaan. Oleh karenanya kanker pankreas dapat memberikan efek buruk pada organ pencernaan lain karena posisinya yang saling berdekatan. Adapun gangguan pencernaan tersebut seperti konstipasi, diare, peradangan pada usus dan lainnya.

Masalah pencernaan tentu berpengaruh dengan gizi dan berat badan seseorang. Maka jangan sampai Anda menganggap sepele apapun masalah pencernaan yang Anda keluhkan. Segera hubungi layanan medis dan dapatkan perawatannya.

Pengobatan Kanker Pankreas

pengobatan kanker pankreasSalah satu tanda-tanda Anda terserang kanker pankreas adalah sering merasa nyeri pada bagian perut yang menjalar ke punggung.

Pengobatan Kanker Pankreas untuk Stadium 1

Ada beberapa pilihan dalam mengobati kanker. Untuk pengobatan kanker pankreas pada stadium awal atau stadium 1 bisa ditempuh dengan jalan Radiasi dan kemoterapi.

Kedua metode pengobatan kanker pankreas ini sudah sering digunakan dalam mengangkat sel-sel kanker pada pankreas. Adapun tujuannya adalah untuk :

a. Mengecilkan ukuran kanker sebelum dilakukan tindakan operasi pembedahan. Sehingga kanker tersebut dapat diangkat melalui operasi pembedahan

b. Menghambat serta mencegah kambuhnya kanker pasca pembedahan atau operasi dilakukan.

Kemoterapi sendiri dilakukan dengan cara memberikan obat anti kanker untuk membunuh sel-sel kanker yang ada dalam pankreas. Sedangkan radiasi dilakukan dengan menggunakan sinar X yang berenergi tinggi sehingga dapat membunuh sel kanker yang ada.

Namun radiasi ini umumnya dilakukan dalam beberapa kali seminggunya. Sayangnya kemoterapi dan radiasi juga mampu menghancurkan sel kanker dan sel normal dalam tubuh. Adapun efek sampingnya diantaranya adalah :

a. Mual dan muntah
b. Berat badan menurun
c. Mudah lelah
d. Nafsu makan hilang
e. Toksisitas pada sel darah

Walau begitu biasanya dalam beberapa minggu setelah terapi efek samping yang disebutkan diatas dapat mereda setelah kemoterapi dan radiasi dihentikan.

Pengobatan Kanker Pankreas untuk Stadium 2 dan 3

Pengobatan kanker pankreas pada kedua stadium ini dokter sudah tidak mampu mengangkat seluruh sel-sel kanker. Maka dari itu tindakan operasi atau pembedahan tidak memungkinkan untuk dilakukan.

Namun dari pada itu, kemoterapi dengan ataupun tanpa radiasi adalah pilihan yang lebih baik jika memang sel kanker mulai menyebar.

Pengobatan Kanker Pankreas untuk Stadium 4

Pada kanker stadium 4 ini berarti sel-sel kanker telah berhasil menyebarkan diri ke bagian atau organ tubuh yang lainnya. Hal ini berarti tindakan pembedahan hanya dapat berfungsi mengurangi gejala dari penyakitnya saja.

Selain itu gemcitabine adalah pengobatan yang bisa mengobati kanker pankreas yang memang sel yang sudah bermetastasis. Gemcitabine tersebut dikombinasikan dengan capecitabine, erlotinib, nab-paclitaxel, dan cisplatin.

Pengobatan Kanker Pankreas dengan Jamur Maitake

manfaat jamur maitake sebagai obat kanker dan tumorAgar Anda terhindar dari efek samping pengobatan kanker maka dengan mengonsumsi jamur maitake bisa Anda tempuh.

Menurut penelitian, jamur tersebut dapat mencegah atau menghambat pertumbuhan sel kanker maupun tumor.

Dengan begitu jamur maitake dapat Anda jadikan sebagai alternatif alami selain pengobatan seperti radiasi, operasi maupun kemoterapi.

Artikel Terkait :

Kanker Prostat | Penyebab, Gejala, Ciri Dan Pengobatannya.

Kanker Prostat – Ketahui Fakta Penting Mengenai Kanker.

kanker prostat adalah kanker yang menyerang bagian prostatKanker prostat adalah jenis penyakit yang menumbuhkan sel-sel ganas yang menyerang bagian prostat atau kalenjar seukuran kacang yang berada di bawah kandung kemih kaum pria.

Tugas dari prostat adalah memproduksi jumlah sperma secara normal. Para pria umumnya tidak menyadari perubahan dalam diri sebelum didiagnosa menderita kanker prostat ini.

Jika wanita kerap ketakutan dengan kanker serviks, kanker payudara dan kanker ovarium maka anda juga harus tahu bahwa kanker prostat adalah pembunuh nomor tiga dikalangan pria.

Berikut ini, beberapa fakta penting seputar kanker prostat, yaitu :

  • Pria berusia 40an berisiko menderita kanker prostat 1 dibanding 200 ribu orang, usia 50an memiliki kemungkinan 12 dari 100 ribu sedangkan usia 60an keatas memiliki risiko 12 dari 10 ribu orang.
  • Pria berusia 40tahunan yang mengalami masalah kebotakan bisa juga berisiko mengalami kanker karena hormon testosteron terlalu tinggi sehingga menghambat pertumbuhan rambut.
  • The National Registry of Disease Office mengungkapkan bahwa pria etnis Cina di Singapura dua kali berpotensi terkena kanker ini dibandingkan etnis Melayu pada tahun 2011.
  • Cancer Epidemiology, Biomarkers & Prevention menerbitkan sebuah jurnal yang menyebut bahwa pria Afro-Amerika dan Eropa mengalami peningkatan potensi kanker ini karena perubahan salah satu gen sistem kekebalan tubuh.
  • Pria yang mengalami obesitas dan mengkonsumsi makanan dengan kadar lemak hewani tinggi juga memiliki risiko terkena kanker yang lebih besar.
  • Pria yang melakukan hubungan seksual terlalu muda dan memiliki pasangan lebih dari satu rentan terkena tumor ganas ini.

Berdasarkan penelitian penelitian National Cancer Institute dan Fred Hutchinson Cancer Research Center juga menyebutkan bahwa kebiasaan mengkonsumsi makanan yang digoreng secara rutin memiliki efek buruk pada risiko terkena kanker yang berbahaya ini.

Penyebab Kanker Prostat

penyebab kanker prostatPenyebab dari penyakit yang satu ini pun menjadi hal yang penting. Bagi kita, mengetahui beberapa faktor penyebab kanker prostat adalah satu edukasi yang bisa diketahui sejak kini.

Ada pun yang menjadi penyebab kanker prostat adalah seperti berikut.

  • Riwayat keturunan

Bila ada anggota keluarga laki-laki yang menderita prostat atau bisa juga perempuan yang menderita kanker payudara, maka risiko seseorang terkena kanker ini pun semakin besar.

  • Paparan bahan kimia

Paparan bahan kimia tertentu bisa meningkatkan risiko seorang pria terkena kanker ini.

  • Jenis makanan

Pria yang sering mengonsumsi produk susu tinggi lemak atau daging merah memiliki risiko terkena penyakit ini sedikit lebih tinggi dibandingkan dengan yang lebih sedikit mengonsumsi jenis makanan ini.

  • Penyakit menular seksual

Penyakit menular seksual seperti klamidia atau gonorea memungkinkan peningkatan risiko seseorang terkena kanker prostat.

  • Obesitas

Salah satu penyebab kanker prostat yang lain juga bisa berasal dari kelebihan berat badan.

  • Merokok

Merokok bisa meningkatkan risiko seorang pria terkena penyakit ini.

  • Kalsium

Mengonsumsi makanan dengan kandungan kalsium yang tinggi dalam intensitas terlalu sering bisa meningkatkan risiko terkena jenis kanker ini.

  • Lokasi

Kasus penderita kanker prostat bisa kita temukan dalam jumlah yang lebih banyak di belahan Eropa Barat Laut, Amerika Utara, Kepulauan Karibia, dan Australia.

  • Vasektomo

Seorang pria yang menjalani rangkaian prosedur vasektomi mempunyai risiko terkena kanker prostat yang lebih tinggi.

  • Perubahan gen

Beberapa perubahan gen sebagai warisan keluarga dapat meningkatkan seorang pria terkena kanker ini.

  • Ras

Jenis kanker ini lebih berisiko menyerang pria yang berasal dari ras Karibia dan Afrika-Amerika.

Gejala Kanker Prostat yang Wajib Diwaspadai

gejala kanker prostatGejala kanker prostat umumnya tidak bisa dideteksi dengan mudah. Pada beberapa kasus kanker penderita tidak menunjukkan gejala yang siginifikan.

Gejala kanker prostat biasanya baru akan terasa ketika kelenjar tersebut sudah mengalami pembengkakan dan berpengaruh pada uretra.

Beberapa Gejala Kanker Prostat Adalah Sebagai Berikut :

  • Buang air kecil lebih sering.
    Intensitas buang air kecil akan menjadi semakin sering ketika seseorang mengalami gangguan berupa kanker di bagian prostat. Gejala kanker prostat umumnya diawali dengan buang air kecil yang berlebihan terutama ketika malam hari.
  • Adanya darah dalam air seni.
    Darah yang muncul saat kencing atau pada cairan sperma juga bisa digolongkan sebagai gejala kanker prostat yang cukup serius. Pada tahap ini biasanya sel kanker mulai tumbuh dan bersiap menyebar di bagian lain sekitar area prostat tersebut.
  • Kandung kemih terasa penuh.
    Meski sudah berkali-kali kencing, penderita akan selalu mengalami ketidaknyamanan pada kandung kemihnya. Rasa tidak nyaman ini berupa kandung kemih yang terasa selalu penuh dan mengakibatkan keinginan untuk buang air kecil meski urin sebetulnya sudah terbuang.
  • Nyeri pada organ vital.
    Organ vital pria akan merasakan nyeri yang sangat hebat ketika sedang berhubungan intim atau ejakulasi. Tidak hanya itu, rasa nyeri akibat sel kanker di kelenjar prostat ini juga bisa dirasakan meski tidak sedang beraktivitas.
  • Tekanan saat buang air berkurang.
    Gejala kanker prostat lainnya adalah semakin berkurangnya tekanan ketika penderita tengah buang air kecil. Hal ini disebabkan kelenjar prostat yang sudah semakin lemah karena penyebaran kanker.

Ciri-ciri Kanker Prostat Umum dan Khusus

ciri-ciri kanker prostatTahukah Anda apa saja ciri-ciri kanker prostat tersebut? Tentu ada beberapa gejala-gejala yang perlu anda cermati dan perhatikan dengan baik.

Ciri-ciri kanker prostat pada stadium awal memang cenderung susah untuk terlihat. Hal ini tentu menyulitkan para penderitanya dalam mengetahui gejalanya.

Kelenjar prostat sendiri terletak di dekat uretra dan kandung kemih. Hal ini menyebabkan masalah dengan frekuensi dan kualitas ketika buang air kecil.

Berikut ini ciri-ciri kanker prostat umum yang bisa Anda kenali antara lain :

  1. Sulit memulai serta menghentikan buang air kecil
  2. Adanya rasa sakit seperti terbakar saat buang air
  3. Kontrol kandung kemih yang hilang
  4. Berdarahnya urin
  5. Kecepatan aliran urin yang berkurang

Jika dirasa Anda telah mendapati beberapa ciri yang telah disebutkan diatas maka jangan anggap sepele ya. Ada baiknya Anda segera berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan perawatannya.

Selain ciri umum, ada juga ciri-ciri kanker prostat secara khusus. Kanker ini dapat menyebar ke jaringan disekitarnya hingga ke tulang belakang.

Jika sudah begini maka kanker dapat menyerang dan menekan syaraf tulang belakang lho. Maka dari itu berikut ini ciri-ciri kanker prostat secara khusus :

  1. Adanya disfungsi ereksi atau kesulitan dalam mencapai ereksi
  2. Terdapat darah dalam cairan mani
  3. Ejakulasi yang menyakitkan
  4. Kaki dan pinggul yang terasa nyeri atau mati rasa
  5. Area panggul atau kaki yang membengkak
  6. Terasa nyeri di tulang yang tidak kunjung sembuh

Pengobatan Kanker Prostat Secara Medis Dan Tradisional

pengobatan kanker prostatBiasanya pengobatan kanker dilakukan dengan operasi, radioterapi hingga kemoterapi.

Selain itu ada pula terapi lain yang bisa dijadikan sebagai pengobatan kanker prostat.

Macam-macam Pengobatan Kanker Prostat

Ada beberapa pilihan pengobatan kanker prostat untuk menghentikan pertumbuhan sel kanker.

Memang umumnya kemoterapi, radioterapi dan operasi adalah jalan yang umumnya dilakukan dalam mengobati kanker.

Namun berikut ini adalah beberapa pengobatan kanker prostat selain operasi maupun kemoterapi.

1. Vaksin Khusus

Penderita diberikan vaksin yang bertujuan untuk meningkatkan kekebalan dalam tubuh sehingga tubuh akan lebih kuat untuk melawan sel kanker.

Vaksin tersebut adalah Spulucel-T yang nantinya akan membuat imun tubuh menjadi lebih sensitif untuk melawan sel-sel kanker.

Pengobatan kanker prostat menggunakan vaksin ini bisa menjadi pilihan bagi penderita stadium awal untuk mematikan sel-sel kanker. Sedangkan pada stadium lanjut hanya akan memperpanjang harapan hidup penderitanya saja.

Dengan menggunakan vaksin ini juga masih ada efek samping yang ditimbulkan seperti :

a. Demam dan menggigil
b. Nyeri persendian
c. Sakit kepala
d. Mual dan muntah
e. Hingga napas yang menjadi pendek

2. Terapi Hormon

Pengobatan kanker prostat menggunakan terapi hormon ini juga bisa dijadikan untuk menurunkan hormon androgen yang berupa dihidrotestosteron dan testosteron yang berlebihan sehingga memicu datangnya sel kanker pada prostat.

Umumnya pengobatan kanker prostat menggunakan terapi hormon ini digunakan jika kanker sudah mulai menyebar, jika kanker kambuh lagi ataupun digunakan sebelum melakukan radioterapi.

Terapi hormon sendiri ditujukan untuk mengurangi gejala sekaligus melambatkan pertumbuhan sel kanker pada prostat yang mulai memasuki stadium akhir.

Adapun efek sampingnya seperti :

a. Naiknya berat badan
b. Berkeringat lebih
c. Hilangnya gairah seks
d. Hingga dapat beresiko mengalami impotensi

3. Brakiterapi

Metode pengobatan kanker prostat yang satu ini adalah salah satu bagian dari pengobatan radioterapi. Dimana metode ini dilakukan dengan memasukkan benda kecil yang mengandung zat radiasi aktif masuk ke dalam prostat.

Kemudian benda tersebut akan mengeluarkan sinar radiasi guna menghentikan perkembangan dan pertumbuhan sel-sel kanker dalam prostat.

Umumnya dengan metode brakiterapi ini dilakukan tanpa adanya kombinasi atau tambahan pengobatan lain jika penderita masih berada pada stadium awal kanker.

Namun begitu jika penderita sudah berada di stadium akhir atau lanjut maka metode brakiterapi ini dilakukan dengan metode radioterapi seperti umumnya.

Adapun kelebihan jika menggunakan metode brakiterapi ini yakni radiasi dapat langsung mengenai prostat yang telah terinfeksi kanker sehingga tidak akan merusak bagian lain dari tubuh di dekatnya.

Namun bukan berarti dengan metode ini tanpa adanya efek samping atau kerusakan jaringan tubuh. Adapun efek samping tersebut adalah :

a. Memiliki resiko impotensi.
b. Mengalami masalah perkemihan.
c. Adanya gangguan pencernaan misalnya diare akut ataupun adanya luka pada rektum.

Agar Anda mengetahui manakah pengobatan yang baik yang bisa Anda lakukan maka sebaiknya konsultasikan dengan dokter segera.

Pengobatan Kanker Prostat Dengan Jamur Maitake

jamur maitake adalah obat kanker, obat tumor dan gangguan sistem imunUntuk alternatif alami lainnya Anda bisa mengonsumsi ekstrak jamur maitake yang sangat ampuh dalam melawan sel-sel kanker. Anda bahkan bisa mengonsumsinya dalam bentuk tablet, pil ataupun bubuk.

Jamur Maitake bermanfaat untuk kesehatan sebagai peningkat sel imun bawaan dalam tubuh yaitu Sel NK, Sel-T dan Sel-B pada tubuh kita sehingga sel – sel kanker dapat dilenyapkan.

Artikel Terkait :

Kanker Ovarium | Penyebab, Gejala, Ciri dan Pengobatannya.

Penyebab, Gejala, Ciri dan Pengobatan Kanker Ovarium.

penyakit kanker ovarium pada wanitaKanker ovarium adalah jenis kanker yang diawali dari pertumbuhan sel-sel asing yang terus berkembang tak terkendali pada bagian ovarium. Kanker ini menyebabkan kematian pada kaum hawa nomor lima di dunia

Kanker ini dialami para wanita yang memiliki risiko lebih tinggi seperti mengalami kehamilan pada usia lanjut, mengalami siklus menstuasi terlalu awal, masa menopause yang terlambat, tidak memiliki keturunan, endometriosis dan tentu saja karena faktor genetik.

Diagnosa Kanker Ovarium

diagnosa kanker ovariumSecara pasti, gejala kanker ovarium jarang terdeteksi secara awal atau baru saja diketahui setelah mencapai tahap akhir.

Dokter akan mengetahui hal pasti tersebut setelah melakukan beberapa diagnosa kanker ovarium seperti berikut ini :

  • Tes darah CA 125

Pada pasien yang mengalami kanker ovarium ephileal akan mengalami peningkatan CA 125 hingga 80%.

Namun, hal ini bukan menjadi petunjuk pasti sebab wanita yang mengalami endometriosis dan usus buntu juga mengalami peningkatan CA 125.

  • Pemeriksaan pelvik

Agar diketahui secara mendetail, dokter akan melakukan pemeriksaan pada permukaan vulva, uterus dan ovarium.

  • X-Ray pada dada

Diagnosa yang didapat akan segera ditangani dengan melakukan X-Ray pada dada untuk mengetahui apakah sel kanker telah menyebar ke organ lain seperti paru-paru.

  • Scan Ultrasound

Pemeriksaan transvaginal ultrasound adalah memasukkan alat ultrasound ke dalam vagina serta ultrasound eksternal di atas perut. Hal ini dimaksudkan untuk mengetahui tekstur dan kemungkinan kista dalam ovarium.

  • Scan CT atau MRI

Pemindaian visual yang dilakukan ahli medis pada bagian perut, dada dan pelvic untuk mengetahui perkembangan sel kanker yang mungkin telah menyebar ke organ lain.

  • Bedah

Upaya ini untuk memastikan diagnosis bahwa sel kanker berasal dari ovarium dengan metode pembedahan atau biopsi.

Diagnosa tersebut dilakukan untuk mengetahui kanker yang diderita. Ada baiknya para wanita mulai memperhatikan kesehatan diri sendiri khususnya pemilik genetik kanker serta wanita yang telah mengalami masa menopause atau berkisar usia 50-70 tahun.

Melakukan ovacheck, konsultasi pada dokter dan proses screening sangat dianjurkan untuk mengetahui risiko kanker mematikan ini sejak awal.

Penyebab Kanker Ovarium

penyebab kanker ovariumKanker ini menjadi penyakit dengan peringkat ke-7 dari semua jenis kanker paling umum yang diderita terutama oleh wanita.

Berikut ini merupakan faktor-faktor penyebab kanker ovarium, antara lain :

1. Usia

Sebenarnya berapapun usia wanita tentu memiliki risiko terserang kanker, namun wanita berusia 45 tahun atau lebih memiliki risiko yang lebih besar pula.

Masa menopause menjadi penyebab serangan kanker ovarium karena ketidakseimbangan hormon dalam tubuh wanita.

2. Obesitas

Telah terdapat penelitian yang menyampaikan bahwa wanita dengan berat badan diatas normal mempunyai risiko yang lebih besar terhadap kanker.

Obesitas dapat menjadi penyebab kanker ovarium sebab timbunan lemak di dalam organ tubuh memicu kanker termasuk dalam organ ovarium.

3. Kebiasaan Merokok

Di zaman modern telah banyak kita temukan para wanita yang juga kecanduan menghisap rokok.

Bahkan menjadi bagian dari gaya hidup di kota-kota besar. Mahasiswi dan wanita karier di kota besar sangat mudah terpengaruh dengan gaya hidup pecandu rokok.

4. Riwayat keluarga

Faktor keturunan atau genetic berperan pula menjadi penyebab kanker ovarium.

Wanita yang memiliki riwayat keluarga pengidap kanker akan berisiko lebih besar untuk mengidap kanker yang sama.

5. Sering mengonsumsi obat penyubur kandungan

Kebanyakan obat-obatan kimia memiliki efek samping yang lebih besar terhadap tubuh manusia, termasuk beberapa jenis obat penyubur kandungan.

Telah dibuktikan oleh penelitian bahwa terdapat kemungkinan timbulnya tumor di ovarium dan apabila berkembang maka kanker akan semakin parah.

Zat-zat kimia berbahaya di dalam beberapa jenis obat penyubur kandungan dinyatakan juga dapat menjadi penyebab kanker ovarium.

6. Terapi Estrogen

Beberapa tahun ini terapi estrogen semakin marak. Apabila wanita ingin melakukan terapi estrogen ini, sebaiknya berhati-hati karena telah banyak ditemukan wanita yang melakukan terapi estrogen dalam jangka waktu tertentu dapat menjadi penyebab kanker ovarium dan juga kanker payudara.

Gejala Kanker Ovarium

gejala kanker ovariumBeberapa gejala kanker ovarium yang sering disepelekan umumnya memang mirip dengan ciri penyakit hormonal pada wanita.

Akan tetapi, tentu ada perbandingan yang perlu mendapat pengamatan khusus untuk bisa membantu penderita agar mendapat penanganan yang tepat.

Berikut ini adalah gejala kanker ovarium yang seringkali disepelekan yaitu :

1. Pembengkakan

Pembengkakan hampir selalu ada dalam setiap diagnosa penyakit kanker. Pada gejala kanker ovarium, umumnya pembengkakan terjadi pada bagian perut serta membuat nafsu makan semakin berkurang.

2. Nyeri perut

Bagian perut yang terasa penuh, kenyang, begah, atau bahkan kram yang sering terjadi juga diindikasikan sebagai penyakit berbahaya. Kanker ini bisa saja tumbuh dan menunjukkan gejala yang serupa.

3. Mual

Mual bukan hanya tanda lambung anda tidak sehat. Beberapa fakta lain mengungkapkan bahwa mual dan muntah juga termasuk gejala kanker ovarium yang masuk pada stadium awal. Untuk itu, bila ditemukan mual yang disertai gejala lainnya diharapkan untuk segera melakukan pemeriksaan.

4. Intensitas BAB berubah

Pada intensitas buang air besar yang mengalami perubahan cukup siginifikan atau menjadi lebih sering juga terkait dengan adanya gangguan pada organ dalam anda. Gejala ini termasuk sebagai gejala kanker ovarium yang juga diikuti rasa tidak nyaman pada perut.

5. Sakit saat berhubungan intim

Rasa nyeri ketika berhubungan intim merupakan gejala dari banyak penyakit seksual, termasuk juga menjadi gejala kanker ovarium. Selain itu, pada bagian organ intim tidak menutup kemungkinan akan mengeluarkan cairan atau bau tidak sedap pada saat tertentu.

Bila rasa nyeri saat berhubungan dipaksakan, biasanya akan terjadi pendarahan pada organ tersebut.

Ciri-ciri Kanker Ovarium

ciri-ciri kanker ovariumSangat penting untuk Anda dalam mengenali ciri-ciri kanker ovarium. Kanker yang satu ini bisa muncul di segala kelompok usia.

Akan tetapi, pada umumnya kanker ini sering kali terjadi pada wanita yang sudah memasuki masa menopause atau usianya di atas 50 tahun.

Sejumlah ciri kanker ini bisa menjadi informasi penting bagi Anda atau orang terdekat.

Anda bisa mengetahui sejumlah ciri tersebut sebagai langkah antisipasi untuk melakukan hal yang tepat kepada penderita.

Dengan begitu, penanganan yang tepat pun bisa Ada pun ciri-ciri kanker ovarium tersebut antara lain seperti yang ada di bawah ini.

  1. Terjadi pembengkakan pada perut.
  2. Perut selalu terasa kembung, penuh, tertekan, atau bengkak.
  3. Merasa cepat kenyang atau bahkan kehilangan nafsu makan.
  4. Panggul terasa nyeri atau tidak nyaman.
  5. Terjadi peningkatan pada ukuran lingkar perut.
  6. Terasa nyeri di bagian punggung bawah.
  7. Terjadi penurunan berat badan.
  8. Perut dan pelvis terasa sakit.
  9. Mengalami pendarahan.
  10. Merasa cepat lelah.
  11. Datang bulan atau menstruasi yang tidak lancar.
  12. Terjadi perubahan untuk kebiasaan buang air besar. Misalnya saja seperti sulit buang air besar (sembelit atau konstipasi) dan bisa juga diare.
  13. Merasa mual, perut bergas, atau terjadi gangguan pencernaan.
  14. Merasa sakit pada saat melakukan hubungan seksual.
  15. Kekurangan energi.
  16. Terjadi perubahan kebiasaan pada kandung kemih, termasuk juga dengan kebutuhan untuk sering buang air kecil.
  17. Merasa sakit punggung.
  18. Terjadi sakit kepala atau fetigue.
  19. Terjadi gangguan pada saluran pencernaan dan ditandai dengan rasa mulas.

Sejumlah ciri-ciri kanker ovarium seperti di atas telah Anda tahu. Hal ini akan menjadi hal yang bisa membantu anda untuk menentukan tindakan terbaik pada penderita jenis kanker satu ini.

Pengobatan Kanker Ovarium Secara Medis

pengobatan kanker ovariumSetiap wanita selalu diberikan dua ovarium atau indung telur yang akan berfungsi untuk memproduksi sel telur. Namun demikian, karena permasalahan kesehatan tertentu, sering kali muncul gangguan reproduksi yang dalam hal ini dikenal dengan sebutan kanker ovarium.

Jika memang Anda divonis mengidap kanker ini, akan ada pengobatan kanker ovarium yang disarankan oleh pihak dokter untuk menyelesaikan permasalahan ini.

Dari sisi medis, berikut ini beberapa pengobatan yang sering ditawarkan oleh dokter.

1. Tindakan operasi

Sering kali pengobatan kanker ovarium ini dianjurkan untuk segera melakukan operasi demi menghindari adanya tingkat keparahan yang lebih buruk. Sebelum menjalankan operasi ini, pasien akan diberikan konseling oleh pihak dokter terkait dengan apa yang dilakukan sebelum dan sesudah operasi serta dampak dari tindakan operasi kanker ovarium tersebut.

Sering kali jika operasi ini benar- benar dilakukan, maka Anda akan kehilangan ovarium, tuba fallopi hingga pengangkatan rahim. Dengan pengobatan kanker ovarium ini, Anda tidak akan bisa lagi memiliki momongan.

2. Tindakan kemoterapi

Seperti pada umumnya, untuk setiap kanker akan dilakukan tindakan kemoterapi yang dimaksudkan untuk membunuh sel kanker tersebut.

Tindakan pengobatan kanker ovarium semacam ini biasanya dilakukan setelah penderita kanker menjalani tindakan operasi pengangkatan sel kanker.

Namun, beberapa pasien diberikan kemoterapi dalam beberapa waktu tanpa melakukan tindakan operasi.

Selang beberapa waktu, akan dilakukan pemeriksaan tentang keberadaan sel kanker dalam tubuh. Sayangnya, tindakan pengobatan ini memiliki efek samping seperti rambut rontok hingga nafsu makan berkurang.

3. Tindakan radioterapi

Sama halnya dengan kemoterapi, pengobatan kanker ovarium melalui radioterapi ini juga dilakukan untuk menghambat perkembangan sel kanker dalam tubuh.

Dengan memanfaatkan sinar X yang sangat tinggi, sel kanker tersebut akan disinari sehingga tidak akan lagi ada peluang untuk merembet ke bagian tubuh lainnya.

Pengobatan Kanker Ovarium Dengan Jamur Maitake

jamur maitake adalah obat kanker, obat tumor dan gangguan sistem imunRagam pengobatan kanker ovarium yang ditawarkan oleh pihak dokter selalu menghabiskan uang dalam jumlah yang besar.

Akan lebih baik jika Anda mencoba solusi lain dengan memanfaatkan bahan herbal seperti halnya jamur maitake.

Kandungan vitamin, mineral dan juga beberapa bahan lainnya berfungsi untuk menghambat perkembangan sel kanker dalam tubuh, sehingga tidak akan menyerang organ lain.

Untuk itu, segera dapatkan jamur maitake sebagai obat kanker alami solusi mengatasi permasalahan kanker ovarium Anda.

 

Artikel Terkait :

Kanker Sel Plasma | Penyebab, Gejala Dan Pengobatan Kanker Sel Plasma

Kanker Sel Plasma atau Multiple Myeloma

kanker sel plasma atau Multiple MyelomaKanker sel plasma adalah jenis penyakit kanker ganas yang berawal dari sel-sel plasma atau tipe sel darah putih yang diproduksi di sumsum tulang.

Kanker sel plasma atau multiple myeloma tergolong kanker yang paling bahaya karena merupakan kanker darah yang bisa berujung pada kematian.

Bagi orang awam, kanker ini mungkin terdengar asing. Hal tersebut berimbas pada tulang belakang yang remuk dan saraf terjepit. Jika tidak segera ditangani, kanker darah ini memang bisa membahayakan penderita.

Kanker bisa menyebabkan penderita mengalami kelumpuhan dan risiko lain yang tak kalah mengerikan.

Secara normal, sel plasma darah yang berada di sumsum tulang belakang berfungsi untuk melawan infeksi. Namun, sel plasma darah ini menjadi abnormal dengan cara membelah diri sendiri menjadi salinan-salinan baru yang akan semakin memperbanyak sel abnormal.

Sel yang tidak normal ini disebut dengan sel myeloma. Suatu ketika, sel yang semakin membelah berulang-ulang ini berkumpul di bagian pada dari tulang dan menyerang ke organ atau jaringan lain.

Kanker sel plasma ini akan terus berkembang semakin parah jika tidak mendapatkan penanganan segera. Sel mieloma tumbuh dengan baik di sumsung tulang yang mengakibatkan kondisi tubuh penderita mengalami perubahan seperti nyeri tulang, anemia, patah tulang, insufisiensi ginjal, gejala penyakit hypercalcemia, sistem kekebalan tubuh menurun dan proteinurita.

Jika menemukan gejala awal menderita kanker sel plasma seperti anemia, merasa sangat haus, sering buang air kecil, nyeri tulang dan gangguan ginjal, wajib segera melakukan pemeriksaan diri. Menilik bahaya yang mengerikan, ada baiknya menerapkan gaya hidup sehat agar terhindari dari kanker ini.

Kebiasaan menyantap makanan instan dan junk food harus diganti dengan sering mengkonsumsi buah dan sayuran. Selain itu, hindari rokok, alkohol dan olahraga yang teratur.

Penyebab Kanker Sel Plasma

penyebab kanker sel plasmaMungkin sebagian dari kita belum cukup familiar dengan penyebab kanker sel plasma. Padahal jenis kanker yang satu ini menjadi salah satu yang berbahaya bagi siapa pun.

Kanker ini tak hanya menyerang satu jenis kelamin. Oleh karena itu, tak ada salahnya bagi Anda untuk bisa mengetahui apa saja yang menjadi faktor penyebab penyakit berbahaya yang satu ini.

Bagi Anda, mungkin kanker jenis ini bisa jadi merupakan satu kasus yang cukup jarang ditemukan di Indonesia. Akan tetapi, tak ada salahnya juga untuk mengetahui sejumlah penyebab kanker sel plasma seperti yang ada di bawah ini.

1. Faktor keturunan

Salah satu faktor yang menyebabkan seseorang terkena kanker sel plasma adalah keturunan atau genetika. Hal ini juga termasuk dengan onkogen c-myc.

2. Pilihan gaya hidup

Pilihan gaya hidup yang tak sehat bisa memicu seseorang terkena penyakit ganas ini. Misalnya saja seperti mengonsumsi alkohol dan merokok.

3. Paparan bahan kimia

Adanya paparan lingkungan terhadap beberapa bahan kimia seperti benzoat, gerbisida, insektisida, pewarna rambut, dan juga radiasi bisa meningkatkan risiko seseorang terkena penyakit kanker jenis ini.

4. Usia

Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa seseorang yang berusia di atas 65 tahun terutama pria, bisa memiliki risiko terkena jenis kanker ini.

5. Ras

Orang keturunan Afrika-Amerika memiliki risiko yang lebih besar terkena kanker sel plasma. Sementara itu, kasus ini lebih jarang menimpa orang asia atau kulit putih.

6. Obesitas

Seseorang yang memiliki berat badan berlebih atau obesitas cenderung lebih mudah terkena kanker jenis ini.

7. Penyakit

Sejumlah orang yang memiliki penyakit yang berhubungan dengan sel plasma seperti plasmasitoma dan monoclonal gammopathy of uncertain significace memiliki risiko tinggi terkena penyakit kanker sel plasma.

8. Jenis kelamin

Satu lagi faktor penyebab kanker sel plasma adalah jenis kelamin. Kasus kanker sel plasma ini lebih sering ditemukan pada laki-laki dibandingkan dengan perempuan.

Gejala Kanker Sel Plasma

gejala kanker sel plasmaKanker sel plasma mungkin belum banyak kita dengar dibandingkan jenis penyakit kanker familiar lainnya seperti kanker lambung, kanker serviks dan masih banyak lagi.

Kanker sel plasma dalam istilah medis disebut juga sebagai Multiple Myeloma. Penyakit kanker ini menyerang sel plasma atau sel darah putih yang berada di sumsum tulang manusia.

Ketika sel plasma diserang oleh kanker maka fungsi dari sel plasma sebagai pembentuk antibody tubuh tidak akan sempurna.

Pada kanker sel plasma, gejala akan ditunjukkan dengan semakin lemahnya tubuh penderita karena berkurangnya jumlah antibody yang diproduksi.

Beberapa gejala kanker sel plasma yang bisa dideteksi dengan mudah antara lain akan dijelaskan pada uraian berikut ini. Simak yuk!

1. Mual dan nafsu makan berkurang

Nafsu makan yang berkurang menyebabkan penurunan berat badan yang drastis dalam periode waktu tertentu.

Biasanya rasa mual juga menyertai gejala kanker sel plasma yang satu ini.

2. Mudah terinfeksi penyakit

Bagi penderita kanker, secara otomatis antibody yang diproduksinya akan semakin menurun.

Kondisi semacam ini bisa membuat penderita lebih mudah terserang infeksi atau penyakit baik ringan maupun berat.

3. Mati rasa pada bagian tertentu

Mati rasa termasuk gejala kanker sel plasma yang banyak dialami oleh pria maupun wanita.

Pada bagian tubuh tertentu seperti tangan dan kaki, penderita akan lebih sering merasakan kulit menebal serta mati rasa.

4. Gangguan mental

Ada beberapa kasus Multiple Myeloma, penderitanya mengalami kebingungan yang identik dengan gangguan mental.

Kondisi ini bisa diakibatkan sel plasma yang diserang juga merupakan penghasil antibodi aktif yang terhubung pada nutrisi jaringan otak.

5. Nyeri tulang

Rasa nyeri pada tulang merupakan indikasi sel kanker yang tengah menyerang sumsum tulang belakang. Hal ini bisa menjadi gejala kanker sel plasma yang banyak dideteksi dari penderita.

Tidak hanya rasa nyeri saja, terkadang tulang tertentu juga mengalami rentan patah bila sudah terinfeksi sel kanker.

Ciri-ciri Kanker Sel Plasma

ciri-ciri kanker sel plasmaKanker sel plasma biasa terjadi pada orang yang berumur di bawah 40 tahun, terlalu banyaknya aktivitas dan rasa lelah yang tidak terasa dapat menyebabkan munculnya kanker tersebut.

Ciri-ciri kanker sel plasma antara lain :

  • Nyeri tulang dan rasa sakit yang berlebih pada tulang belakang terutama tulang rusuk
  • Mudah patah tulang atau biasa disebut fraktur
  • Mudah memar atau terjadi pendarahan yang tidak kunjung berhenti
  • Sering lelah dan sesak nafas
  • Pendarahan yang terjadi sangat sering dari gusi maupun hidung
  • Sering merasa haus, mual, muntah maupun sembelit, karena kadar kalsium yang sangat tinggi di dalam tubuh
  • Infeksi yang sulit disembuhkan atau bisa saja infeksi yang terjadi berulang.
  • Jika kanker sel plasma ini sudah menyebar ia juga bisa menyebabkan anemia, masalah ginjal, kekebalan tubuh yang sangat kurang dan mudah terkena infeksi.

Jika kekebalan tubuh terganggu akibatnya sel darah merah dan sel darah putih tidak seimbang. Jumlah sel darah putih rendah menyebabkan infeksi yang terjadi dapat sembuh dalam kurun waktu yang sangat lama.

Sel plasma ganas dapat memproduksi zat yang tidak diperlukan tubuh secara berlebihan malah tercipta lebih banyak karena sel ganas ini. Hal ini berhubungan dengan kadar kalsium sel darah merah.

Protein yang abnormal tadi mempengaruhi ginjal, sehingga ginjal tidak bisa membersihkan dan menyaring darah secara benar.

Pengobatan Kanker Sel Plasma Dari Sisi Kedokteran

pengobatan kanker sel plasma dengan jamur maitakeTanpa dilakukan pengobatan kanker sel plasma, protein yang diproduksi sel plasma dalam jumlah berlebih dan dalam kondisi abnormal bisa menyebabkan kerusakan pada tulang ataupun ginjal.

Kanker multiple myeloma merupakan jenis kanker yang menyerang sel plasma pada sum sum tulang belakang pasien. Pada hakikatnya, sel plasma ini difungsikan untuk memproduksi sel antibody yang sayangnya, karena suatu hal terjadi gangguan kesehatan sehingga muncullah sel kanker.

Berikut ini beberapa referensi yang mungkin akan diajukan oleh praktisi kesehatan terkait dengan pengobatan kanker sel plasma.

1. Tindakan Kemoterapi Konvensional

Pada umumnya, kanker selalu ditangani dengan pemberian kemoterapi yang berupa campuran obat kimia sehingga hal ini akan membantu dalam menghambat pertumbuhan sel kanker tersebut.

Sering kali pengobatan kanker dengan memanfaatkan kemoterapi ini akan memberikan dampak buruk berupa rambut rontok hingga kelelahan.

Tidak mengherankan jika banyak pihak yang kemudian memutuskan untuk mengalihkan pengobatan kemoterapi ini dengan teknik pengobatan lainnya.

2. Tindakan Imunoterapi

Pengobatan kanker sel plasma yang lainnya bisa dilakukan dengan tindakan imunoterapi yang juga memanfaatkan antibody serta obat – obatan di dalamnya untuk melawan sel kanker.

Dalam pelaksanaannya, dilakukan secara langsung misalnya saja dengan pemberian interfon ataupun interleukin-2 serta lainnya. pemberian interferon ternyata mampu membantu dalam meningkatkan peluang keberhasilan dari tindakan kemoterapi dan interleukin-2 akan menghilangkan sisa tumor yang ada di dalam tubuh.

3. Tindakan Transplantasi Hematopoietic Stem Cell

Tindakan pengobatan kanker sel plasma juga bisa dilakukan dengan teknik transplantasi hematopoietic cell yang pastinya bisa dilakukan pada pasien yang berumur 50 tahun ke bawah.

Meskipun demikian, untuk Anda dengan masalah kanker sel plasma yang saat ini berusia 50 – 70 tahun juga sangat diharapkan bisa melakukan transplantasi sel induk hematopoietic. Namun, untuk usia 70 tahun ke atas, sangat dilarang melakukan tindakan pengobatan ini.

4. Tindakan “Terapi Target”

Bisa dikatakan jika pengobatan kanker sel plasma dengan memanfaatkan terapi target ini adalah jenis pengobatan yang sangat mutakhir dalam memerangi sel kanker.

Sistem kerja dari pengobatan ini adalah dengan langsung ditujukan pada sel kanker tersebut. Selanjutnya, dengan konsentrasi obat yang sangat tinggi, hal ini akan membantu dalam meningkatkan peluang untuk memusnahkan sel kanker dalam tubuh.

Pengobatan Kanker Sel Plasma Dengan Jamur Maitake Sebagai Obat Kanker

manfaat jamur maitake sebagai obat kanker dan tumorBanyak pengobatan kanker sel plasma yang bisa dilakukan baik itu secara medis ataupun non-medis.

Jika Anda ingin lebih hemat dan manjur, pengobatan menggunakan jamur maitake bisa dijadikan sebagai solusi.

Dengan memanfaatkan kandungan jamur maitake sebagai obat kanker dan tumor alami  yang cukup efektif yang ada di dalamnya, Anda akan bisa sembuh dari kanker sel plasma.

Untuk itu, segera dapatkan jamur maitake untuk pengobatan kanker yang aman dan tanpa efek samping.

Kanker Tiroid | Penyebab, Gejala, Ciri dan Pengobatan Kanker Tiroid

Kanker Tiroid | Penyebab, Gejala, Ciri dan Pengobatan Kanker Tiroid

penyakit kanker tiroidKanker Tiroid adalah jenis penyakit yang terjadi akibat sel abnormal yang berkembang di kalenjar tiroid yang disebabkan oleh senyawa kimia atau zat karsinogen.

Umumnya, kanker tiroid menyerang wanita dibandingkan para pria. Hal ini tentu mempengaruhi fungsi tubuh wanita sebab kalenjar ini menghasilkan dan mengatur hormon reproduksi. Kebanyakan kanker ini menyerang usia 30-40 tahun namun memungkinkan menyerang usia anak muda.

4 Dampak Bahaya Yang Ditimbulkan Oleh Kanker Tiroid

1. Pembengkakan kalenjar getah bening

Hal ini disebabkan oleh sel kanker mulai ganas dan menjalar ke kalenjar getah bening. Pembengkakan kalenjar getah bening bakal terlihat dari luar dan bisa memungkinkan terjadi kanker getah bening yang semakin parah.

2. Sesak napas dan kesulitan menelan

Risiko yang harus dialami oleh penderita kanker tiroid adalah sesak napas akibat saluran pernapasan mulai terhambat. Benjolan yang semakin berkembang juga membuat penderita mulai kesulitan menelan makanan.

3. Tubuh menjadi lebih kurus

Dampak yang paling kentara dari penyakit kanker tiroid adalah kondisi tubuh yang mulai terlihat lebih kurus. Nafsu makan berkurang akibat kesulitan menelan dan tubuh mulai kekurangan nutrisi yang dibutuhkan.

4. Menyebabkan jenis kanker lain

Hal yang patut diwaspadai dari kanker ini adalah sel ganas bisa menyerang ke jaringan lain dan menyebabkan berbagai jenis penyakit kanker. Penderita kanker tiroid bisa saja terkena kanker leher, kanker tenggorokan, kanker pita suara dan kanker kalenjar getah bening.

Penyebab Kanker Tiroid

penyebab kanker tiroidAda banyak hal yang bisa Anda lakukan jika mengetahui apa yang menjadi penyebab dari penyakit satu ini, termasuk dengan suatu usaha.

Memang tak bisa kita pungkiri bahwa ada beberapa faktor yang bisa menjadi penyebab kanker tiroid dan hal ini bisa saja tak disadari.

Beberapa faktor penyebab kanker tiroid antara lain adalah :

1. Riwayat kesehatan keluarga

Adanya kelainan genetik yang diturunkan dapat menjadi penyebab beberapa kasus ini. Risiko kanker ini bisa mengalami peningkatan bila ada anggota keluarga seseorang yang pernah menderita penyakit sejenis.

2. Gangguan tiroid

Jika seseorang pernah terserang penyakit tiroid jinak seperti penyakit gondok atau peradangan kelenjar tiroid, maka orang tersebut mempunyai risiko terkena penyakit kanker tiroid yang lebih besar dibandingkan yang tidak pernah.

3. Radiasi

Masih ada penyebab kanker tiroid yang lain, yaitu radiasi. Radiasi pengobatan medis tertentu atau nuklir bisa meningkatkan risiko seseorang terkena kanker ini, terlebih jika radiasi tersebut mengenai kepala dan leher.

4. Tinggi dan berat badan

Seseorang yang memiliki berat badan berlebih dan tinggi di atas rata-rata bisa memiliki risiko yang lebih tinggi terkena penyakit ini.

5. Jenis kelamin

Wanita mempunyai risiko terkena kanker ini 2 sampai 3 kali lipat dibandingkan dengan laki-laki. Kondisi ini kemungkinan berhubungan dengan hormon yang dilepaskan ketika wanita sedang hamil atau mengalami menstruasi.

6. Gangguan pencernaan

Jika seseorang mengalami gangguan FAP (familial adenomatous pulyposis), maka orang tersebut lebih berisiko terkena kanker tiroid. FAP adalah penyakit turunan yang dikarenakan gen cacat.

7. Akromegali

Satu lagi penyebab kanker tiroid adalah akromegali, yaitu kondisi langka dimana tubuh menghasilkan hormon pertumbuhan yang terlalu banyak. Hal ini meningkatkan risiko seseorang terkena penyakit ini.

Berbagai macam faktor penyebab kanker tiroid seperti di atas bisa membuat Anda lebih waspada. Oleh karena itu, pastikan juga Anda memahami sejumlah penyebab di atas agar bisa melakukan pola hidup yang tepat.

Gejala Kanker Tiroid

gejala kanker tiroidKelenjar tiroid berperan mengatur metabolisme tubuh, denyut jantung, tekanan darah, berat badan, dan masih banyak lagi.

Munculnya sel kanker pada kelenjar tiroid akan menyebabkan beberapa fungsi dari kelenjar tiroid tersebut mengalami gangguan.

Gejala kanker tiroid biasanya terdeteksi dari rasa tidak nyaman pada tenggorokan. Umumnya, penderita yang salah melakukan diagnosa menganggap kondisi ini sebagai radang tenggorokan biasa.

Lalu, seperti apa sebenarnya gejala kanker tiroid yang bisa diketahui sejak awal untuk memudahkan penanganan? Simak infonya disini ya!

1. Sulit menelan

Kesulitan menelan secara otomatis akan menimbulkan nafsu makan berkurang yang diikuti dengan penurunan berat badan. Biasanya sulit menelan juga diakibatkan adanya pembengkakan pada kelenjar tiroid yanag berada di leher. Bila bengkak tak kunjung mengempis, perlu diperiksakan lebih lanjut untuk mengetahui kemungkinan adanya sel kanker disana.

2. Sakit tenggorokan

Rasa sakit pada tenggorokan sebagian besar dialami oleh semua orang ketika menderita penyakit tertentu. Sayangnya, terkadang mereka tidak menyadari bahwa sakit tenggorokan juga perlu diwaspadai sebagai gejala kanker tiroid yang mematikan.

Umumnya, radang tenggorokan akan berangsur pulih bila diberikan pengobatan yang tepat selama tiga sampai empat hari. Namun, bila lewat masa itu rasa nyeri tak kunjung hilang, anda perlu mewaspadainya sebagai gejala lain dari kanker tiroid.

3. Perubahan suara

Perubahan suara menjadi lebih serak dan tidak menunjukkan perbaikan dari hari ke hari. Suara menjadi semakin parau dan penderita bahkan bisa mengalami kesulitan bicara untuk beberapa waktu selama kanker masih menyebar.

4. Sakit bagian leher

Pada bagian leher yang mengalami pembengkakan pasti akan merasakan nyeri luar biasa. Apalagi, kelenjar tiroid berada di sekitar area leher dan memungkinkan penderita kesulitan saat akan beraktivitas. Kondisi ini biasanya mengindikasikan sel kanker yang sudah semakin tumbuh dan menyebar.

5. Pembengkakan

Pembengkakan atau benjolan pada penderita kanker ini umumnya terjadi di bagian leher yang menjadi satu dengan area kelenjar getah bening. Gejala kanker tiroid yang satu ini termasuk mudah untuk diamati sehingga penting ketika anda mengalami benjolan atau pembengkakan yang disertai rasa nyeri untuk segera memeriksakan ke dokter.

6. Adanya rasa nyeri pada area leher

Akibat adanya benjolan yang menyerang area saraf di sekitar leher maka daerah tersebut terkadang nyeri. Jika sudah parah maka lama kelamaan kanker tiroid mampu menyebar hingga ke bagian telinga lho. Maka jangan sampai Anda membiarkan hal ini terjadi ya.

7. Kesulitan dalam bernapas

Selain sulit menelan, beberapa kasus kanker tiroid juga mengalami kesulitan dalam bernapas. Hal ini dikarenakan adanya benjolan yang menyebabkan penyempitan tenggorokan. Dengan begitu penderita pun akan kesulitan saat menghirup oksigen.

Pengobatan Kanker Tiroid

pengobatan kanker tiroidPengobatan kanker tiroid juga menjadi salah satu hal yang sering dicari. Sering kali para penderita kanker ini berusia antara 35 – 39 tahun. Akan tetapi, beberapa kasus terjadi pada mereka yang menginjak usia 70 tahun ke atas.

Terkait dengan jenis kelamin dari penderita kanker ini, sebagian besar wanita berpeluang terkena kanker tiroid dibandingkan dengan pria. Pernyataan ini didasarkan atas adanya perubahan hormon pada wanita yang berkaitan dengan sistem reproduksinya.

Meskipun demikian, priapun akan mengalami hal ini ketika tidak menjalani gaya hidup yang lebih sehat. Ketika permasalahan ini muncul, maka pengobatan kanker tiroid akan diberikan oleh pihak medis.

Lantas, pengobatan kanker tiroid semacam apa yang akan diberikan oleh pihak dokter kepada pasiennya yang mengeluhkan permasalahan ini? berikut ulasan singkatnya.

1. Tindakan tiroidektomi

Salah satu pengobatan kanker tiroid yang dilakukan pihak medis kepada penderita adalah melalui tindakan tiroidektomi. Tindakan ini dilakukan dengan cara pengangkatan kelenjar tiroid yang dilakukan secara menyeluruh ataupun sebagian.

Untuk melakukan prosedur pengangkatan ini, tentunya dokter akan mempertimbangkan ukuran ataupun jenis dari kanker tiroid itu sendiri. Ketika Anda telah menjalani pengobatan melalui tiroidektomi, Anda akan disarankan beristirahat setidaknya 2-3 minggu demi menghindarkan berbagai aktivitas yang membebani leher.

2. Terapi pengganti hormon

Tindakan ini dilakukan sebagai bentuk pengganti hormon yang hilang setelah dilakukan pengangkatan kelenjar tiroid. Oleh sebab itu, tidak mengherankan jika pasien yang menjalankan pengobatan ini akan diminta untuk mengkonsumsi obat pengganti hormon seumur hidupnya.
Tidak hanya itu saja, pasien juga disarankan untuk mengecek darahnya guna menyesuaikan dengan dosis obat yang dikonsumsinya.

3. Pengaturan kadar kalsium

Banyak juga pasien yang menjalankan pengobatan melalui tiroidektomi akan diminta untuk melakukan perawatan yang difungsikan sebagai pengaturan kadar kalsium dalam tubuh. Hal ini dilakukan untuk mengetahui kesesuaian kadar kalsium dengan kebutuhan yang dibutuhkan oleh tubuh.

4. Perawatan dengan iodium radioaktif

Tindakan pengobatan kanker tiroid melalui perawatan iodium radioaktif dilakukan dengan tujuan untuk menghancurkan sel kanker yang mungkin saja tersisa setelah dilakukan tindakan operasi. Dengan cara ini, maka sel kanker tersebut tidak akan lagi berkembang. Sayangnya, untuk tindakan pengobatan ini tidak bisa dibarengi dengan terapi hormon, sebab akan mengganggu efektivitas.

Selain itu, Anda juga disarankan untuk mengurangi konsumsi iodium.
Ada berbagai cara pengobatan kanker tiroid yang bisa dilakukan guna menghambat pertumbuhan sel kanker.

Selain tindakan medis di atas, Anda juga bisa memanfaatkan jamur maitake yang kaya akan vitamin, mineral dan juga bahan kimia lain yang berfungsi sebagai penghambat pertumbuhan sel kanker.

Untuk itu, segera dapatkan jamur maitake ekstrak guna menghindarkan dampak buruk dari kanker tiroid serta efek samping pengobatan medis yang dilakukan.

 

Artikel Terkait :

Kanker Melanoma | Penyebab, Gejala, Ciri Dan Pengobatannya

Kanker Melanoma | Tahukah Anda Bahwa 7 Orang Ini Rentan Terkena Kanker Melanoma

penyakit kanker melanomaKanker melanoma adalah salah satu penyakit kanker kulit ganas yang bisa menyebabkan kematian.

Fakta membuktikan bahwa kanker melanoma bisa menyerang orang-orang dengan ciri tertentu.

7 Ciri Orang Yang Rentan Terkena Kanker Melanoma

1. Mempunyai warna kulit, rambut cerah dan bintik-bintik

Orang Eropa, Amerika dan Australia yang merupakan ras Kaukasian memiliki risiko terkena kanker melanoma lebih besar dibandingkan ras lain. Hal ini disebabkan oleh pigmen melamin yang sedikit padahal pigmen ini berfungsi melindungi kulit dari sengatan sinar UV.

2. Faktor genetik

Jelas tidak terbantahkan bahwa orang yang memiliki riwayat genetik kanker kulit bisa terkena penyakit yang sama.

3. Memiliki tahi lalat aneh

Tahi lalat aneh yang dimaksud di sini adalah tahi lalat yang gatal, berdarah, bersisik dan memiliki bentuk lebih besar dibandingkan tahi lalat biasa. Jika Anda memiliki tanda tersebut, mungkin sebaiknya segera memeriksakan diri ke dokter.

4. Memiliki riwayat kanker kulit

Orang yang pernah mengalami kanker kulit sebelumnya seperti kanker kulit basal cell berisiko terkena kanker melanoma lebih besar.

5. Memiliki sistem imun rendah

Setiap manusia memiliki sistem imun yang berbeda. Faktor kekebalan tubuh kuat atau lemah juga dipengaruhi oleh banyak hal mulai lingkungan, nutrisi dan lain-lain selain bawaan lahir. Orang yang memiliki sistem imun lemah cenderung gampang terkena penyakit termasuk kanker jenis ini.

6. Usia dan jenis kelamin

Pada perempuan, kanker kulit kerap menyerang usia 30 tahun ke bawah, sedangkan kaum laki-laki cenderung menderita kanker ini pada usia 50 tahun ke atas.

7. Terlalu sering terpapar sinar UV

Hati-hati bagi Anda yang suka berjemur karena bisa saja rentan terkena kanker melanoma. Sebaiknya menggunakan pakaian panjang atau sunblock saat beraktivitas di luar ruangan pada siang hari.

Penyebab Kanker Melanoma

penyebab kanker melanomaKanker merupakan penyakit yang tergolong sangat ganas karena dapat membuat penderitanya meninggal salah satunya yaitu kanker melanoma, adapun penyebab kanker melanoma sangat banyak.

Kanker melanoma merupakan penyakit yang menyerang kulit, sehingga menimbulkan perubahan pada kulit penderita.

Penyebab kanker melanoma secara detail bisa Anda lihat pada berikut ini :

1. Gangguan sel melanosit

Sel melanosit berfungsi untuk menentukan pigmen warna kulit. Bila sel melanosit ini mengalami gangguan maka, sel tersebut tidak dapat berfungsi dengan baik.

Bahkan sel melanosit akan mengalami perubahan yaitu dapat menimbulkan adanya tahi lalat baru yang mengindakasi terjadinya kanker melanoma. Apabila tidak diberi pengobatan dengan cepat maka, bisa menyebar ke organ dalam tubuh.

2. Sinar ultraviolet

Penyebab kanker melanoma yang paling umum yaitu karena kulit terpapar sinar ultraviolet terus menerus. Perlu diketahui bahwa sinar ultraviolet datang bersama dengan sinar matahari. Dalam melakukan kegiatan di luar ruangan usahakan agar menggunakan sunblock.

3. Mutasi genetik

Kanker melanoma juga terjadi karena mutasi genetik. Bila sudah menyangkut pada mutasi genetik maka, kanker tersebut dapat terjadi kapan saja. Terjadinya kanker tersebut bisa cepat atau lambat tergantung mutasi genetik yang menyerang tubuh.

4. Keturunan

Orang tua yang dahulunya sudah terkena kanker melanoma, pasti anak keturunannya akan terkena penyakit tersebut karena kanker melanoma dapat diturunkan dari orangtua. Perhatikan riwayat kesehatan keluarga Anda, supaya dapat menjaga agar tubuh terhindari dari kanker dengan cara melakukan pengobatan dini.

5. Kekebalan Tubuh

Sistem kekebalan tubuh yang sangat lemah juga sangat rentan, karena dapat membuat orang tersebut dengan mudah terkena sinar ultraviolet akibatnya bisa terkena kanker melanoma.

Gejala Kanker Melanoma

Gejala kanker melanoma biasanya ditandai dengan munculnya bercak hitam yang mirip dengan tahi lalat di beberapa bagian tubuh terutama wajah.

Selain itu, kanker melanoma juga bisa dideteksi dari tumbuhnya tahi lalat lama yang semakin tidak terkendali.

Namun ada beberapa ciri khas yang bisa membedakan tahi lalat biasa dengan melanoma tersebut untuk memudahkan kita mengetahui secara pasti sejak dini.

Beberapa gejala kanker melanoma yang bisa dideteksi dari kulit serta kondisi tubuh bisa membantu penderita untuk mendapatkan penanganan lebih awal mengatasi kanker kulit ini. Apa saja gejala kanker melanoma yang sering terlihat dengan mudah? Simak infonya berikut ini!

Melanoma yang Tumbuh di Banyak Tempat

Melanoma merupakan sebutan untuk bercak hitam yang menyerupai tahi lalat dan merupakan ciri utama kanker kulit melanoma. Melanoma tidak hanya sering dijumpai pada beberapa bagian wajah dan leher, tetapi juga seringkali muncul di beberapa anggota tubuh lainnya seperti tangan, kaki, serta punggung. Melanoma juga tidak hanya tumbuh di bagian tubuh yang sering terpapar sinar ultraviolet, karena banyak juga kasus melanoma yang tumbuh di bawah kuku, mulut, saluran kemih, hingga vagina. Inilah gejala kanker melanoma yang wajib diwaspadai oleh kita semua.

Lokasi Tumbuhnya Melanoma Mengalami Perubahan

Dilihat dari lokasi tumbuhnya, melanoma juga pasti bisa menyebar ke anggota tubuh lainnya. Biasanya pada lengan, area vagina, area sekitar mulut, melanoma juga akan menimbulkan perubahan. Perubahan tersebut meliputi perubahan warna, hingga sedikit mengeluarkan bau tidak sedap bila melanoma sudah lama tumbuh di tempat tersebut.

Kulit Menjadi Mudah Iritasi

Kanker merupakan jaringan yang memang merusak jaringan sehat, sehingga seringkali pada bagian yang ditumbuhi sel kanker akan memunculkan perubahan cukup siginifikan. Pada jenis kanker kulit melanoma, sel jaringan kulit yang sudah terinfeksi kanker akan mudah mengalami iritasi. Awalnya, mungkin hanya terlihat ruam merah saja, namun berangsur menjadi iritasi akut pada kulit tubuh.

Ciri-ciri Kanker Melanoma

gejala kanker melanoma

Daftar ABCDE Melanoma menjadikan seseorang lebih mudah mengenali melanoma sejak awal. Penjelasan ABCDE tersebut antara lain sebagai berikut:

1. A atau Asymmetrical yang mencirikan bahwa melanoma memiliki bentuk yang asimetris dan tidak beraturan atau tidak bisa dibagi dua sama rata.

2. B atau Border yang mencirikan bahwa pinggiran pada melanoma lebih kasar dan tidak rata, sehingga berbeda dengan tahi lalat normalnya.

3. C atau Colour yang mencirikan bahwa melanoma biasanya terdiri dari dua hingga tiga warna sekaligus.

4. D atau Diameter yang mencirikan bahwa melanoma memiliki diameter yang lebih dari 6 mm.

5. E atau Evolution yang mencirikan bahwa melanoma mengalami perubahan bentuk serta ukuran menjadi semakin besar.

Satu jenis ciri-ciri kanker yakni yang menempel dan berkembang di melanosit, sebagai sel pigmen berfungsi sebagai penghasil melamin. Nah, melamin tersebut berguna untuk menyerap sinar ultraviolet matahari, kanker melanoma jarang terjadi tetapi sangat berbahaya.

Kanker akan muncul pada bagian kulit, kemudian berkembang dan menyebar ke organ tubuh lainnya. Ciri-ciri kanker melanoma yang umum terjadi adalah munculnya tahi lalat baru atau tahi lalat berkembang terutama pada bagian wajah, kaki, punggung, dan tangan.

Selain banyak muncul tahi lalat baru, terdapat tahi lalat yang berkembang atau berubah dari bentuk awal. Tahi lalat pada umumnya memiliki satu warna saja, berdiameter 6 mili, dan bentuknya oval atau bulat. Sementara ciri-ciri kanker melanoma adalah:

1. Memiliki bentuk yang tidak teratur.
2. Memiliki diameter lebih besar dari tahi lalat umumnya.
3. Umumnya memiliki warna lebih dari satu.
4. Tahi lalat terasa gatal dan bisa berdarah saat di garuk.

Setelah mengetahui ciri-ciri kanker melanoma, maka kita akan membedakan antara tahi lalat dengan kanker, caranya sebagai berikut:

1. Asimetris : melanoma memiliki bentuk tidak teratur, sehingga tidak bisa di bagi menjadi 2 sama rata.
2. Pinggiran : bentuk tepian tidak rata dan cenderung bertekstur kasar, hal ini sangat berbeda dengan tahi lalat umumnya.
3. Warna : tahi lalat memiliki satu warna, sementara melanoma memiliki 2 – 3 warna.
4. Diameter : ukuran diameter tahi lalat hanya mencapai 6 milimeter, sementara kanker melanoma memiliki diameter lebih besar.
5. Perkembangan atau Membesar : tahi lalat yang mengalami perkembangan atau terus membesar, memiliki potensi menjadi kanker.

Walaupun kanker melanoma sering terjadi pada tahi lalat yang sudah ada di kulit, namun ada beberapa kasus melanoma berawal dari kulit tanpa tahi lalat dan tidak terpapar oleh sinar ultraviolet matahari.

Bahkan tidak menutup kemungkinan melanoma akan muncul dari mulut, bahu, saluran kemih, saluran pencernaan, bagian mata, ataupun alat kelamin.

Pengobatan Kanker Melanoma Dengan Jamur Maitake

Kanker merupakan salah satu penyakit mematikan yang sering kali mengancam jiwa seseorang. Hingga kini, banyak sekali jenis kanker yang bermunculan sebagai bagian dari gangguan kesehatan yang sangat ditakuti oleh setiap orang.

Penyakit yang menyerang bagian kulit ini bisa dibilang sangat ganas mengingat setidaknya ada 4.872 kasus kanker melanomia yang ditemukan di Australia dengan angka kematian mencapai 680 orang pada 2002 silam.

Sedangkan di Indonesia tercatat setidaknya ada 1.157 kasus dengan angka kematian mencapai 597 orang. Hal ini disebabkan oleh minimnya pengetahuan terkait dengan bahaya kanker jenis ini. lantas, bagaimana dengan pengobatan kanker melanoma?

Berikut ini beberapa tindakan pengobatan kanker melanoma yang disesuaikan dengan tingkat keparahan.

1. Pengobatan kanker kulit melanoma stadium 1

Untuk mereka yang mengalami permasalahan kanker melanoma stadium 1, tindakan pengobatan ini dilakukan dengan cara melakukan operasi kecil yang dilakukan oleh pihak dokter bedah plastik.

Tujuan operasi ini yaitu menghilangkan sel – sel melanoma yang terdapat pada bagian kulit. Mengingat tingkat keparahannya masih terbilang ringan, sering kali pihak dokter akan menggunakan bius lokal demi menghindarkan rasa sakit saat sel kanker ini dihilangkan. Jika dimungkinkan akan dilakukan pencangkokan kulit demi menghindarkan bekas luka yang terlalu mencolok.

2. Pengobatan kanker kulit melanoma stadium 2 dan 3

Ketika Anda telah memasuki stadium 2 ataupun 3 atas serangan kanker melanoma ini, maka tindakan pengobatan kanker melanoma bisa dilakukan melalui pembedahan. Akan tetapi, pembedahan ini sering kali menyebabkan penumpukan cairan dalam tubuh (limfedema). Tindakan ini memang sangat perlu dilakukan mengingat kanker ini telah menyerang bagian nodus limfa sehingga akan dimungkinkan menyebabkan gangguan pada sistem limfatik Anda.

3. Pengobatan kanker kulit menaloma stadium 4

Jika penyakit kanker melanoma Anda telah menyebar dan muncul di berbagai tubuh lainnya, bisa dipastikan jika yang demikian ini penyakit kanker telah memasuki stadium 4.

Untuk tindakan pengobatan kanker melanoma stadium 4, pihak dokter hanya bisa memberikan obat atau melalui tindakan redioterapi untuk memperlambat perkembangan sel kanker tersebut sehingga akan membantu memperpanjang usia hidup pasien. Sering kali tindakan pengobatan ini memberikan efek samping yang mempengaruhi kualitas hidup pasien.

Sebagai solusi permasalahan atas pengobatan kanker melanoma, Anda bisa kembali menggunakan bahan herbal dengan mengkonsumsi jamur maitake. Jenis jamur yang memiliki kandungan berbagai jenis vitamin seperti B1, B2, D, mineral, bioflavonoid, asam amino, asam lemak yang keseluruhannya ini memiliki fungsi menghambat perkembangan sel kanker.

Untuk itu, bagi Anda yang sedang menderita jenis kanker ini, disarankan untuk mengkonsumsi jamur maitake sebagai solusi herbal paling manjur.

Artikel Terkait :

Kanker Lambung | Penyebab, Gejala, Ciri Dan Pengobatannya

Kanker Lambung | Penyebab, Gejala, Ciri Dan Pengobatan Kanker Lambung

kanker lambung adalah kanker yang menyerang lambungKanker lambung adalah jenis penyakit kanker yang menyerang bagian sistem pencernaan manusia yang paling vital. Berdasarkan survei, hampir sejuta kasus menyerang seluruh manusia di muka bumi.

Hal ini tentu membuat banyak orang harus mempertimbangkan pola hidup sehat termasuk meminimalisir konsumsi makanan fast food. Tentu kanker yang menyerang organ pencernaan ini juga dipengaruhi oleh faktor genetik.

Ada beberapa fakta mengenai kanker lambung yang wajib Anda ketahui antara lain:

– Pria yang berusia diatas 50 tahun cenderung mengalami risiko kanker dibandingkan dengan kaum wanita.
– Bakteri Helicobacter pylori merupakan penyebab kanker.
– Kanker bisa menyebabkan penyakit lain bermunculan seperti kanker usus, kanker hati dan kanker pankreas.
– Salah satu penyebab angka kematian tertinggi di dunia

Dampak Negatif Kanker Lambung

Terkadang banyak orang menyepelekan penyakit kanker lambung sehingga berimbas pada hal yang tidak diinginkan seperti kematian. Jika tidak segera ditangani, penderita kanker ini bisa mengalami masalah kesehatan serius berikut ini :

1. Gangguan pencernaan dan metabolisme

Penderita akan mengalami kesulitan mencerna makanan sehingga asupan nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh menjadi berkurang. Hal ini tentu mempengaruhi sistem metabolisme tubuh sehingga tak heran jika pasien akan merasa lemah dan lemas.

2. Muntah darah

Kanker lambung menyebabkan penderita merasa mual dan muntah terus menerus sehingga sering mengalami muntah darah. Hal ini disebabkan oleh luka pada lambung yang mengeluarkan darah dan keluar bersamaan makanan yang dicerna.

3. Pembengkakan perut

Pasien yang menderita penyakit ini juga akan mengalami pembengkakan perut diiringi rasa nyeri dan begah. Hal ini menunjukkan bahwa sel kanker telah menyebar luas sehingga menyebabkan perut kelihatan lebih besar.

Penyebab Kanker Lambung

penyebab kanker lambungKanker lambung bisa penyerang siapapun, termasuk anak – anak. Meski demikian, resiko lebih besar diidap oleh laki-laki berusia 40 tahun keatas.

Awal mulanya kanker bisa dikarenakan tumbuhnya tumor jinak dalam perut kemudian berkembang hingga menjadi kanker. Lalu apa sajakah penyebab kanker lambung?

1. Bakteri

Jenis bakteri bernama helicobacter pylori dapat menjadi bakteri yang mematikan karena dapat mengakibatkan tukak lambung. Apabila dibiarkan terus menerus maka dapat menjadi penyebab kanker lambung.

2. Genetik

Sebagaimana kebanyakan jenis kanker lainnya, orang-orang dengan riwayat kesehatan keluarga pengidap kanker lambung akan memiliki risiko yang lebih besar untuk menderita penyakit yang sama.

3. Alkohol dan rokok

Tentunya kebanyakan orang sudah mengetahui bahwa alkohol dan rokok berpotensi besar menjadi penyebab kanker lambung. Zat kimia berbahaya di dalam alkohol dan rokok mampu merusak fungsi organ tubuh, kemudian sel-sel jahat berkembang menjadi berbagai jenis kanker.

4. Pernicious Anemia

Terjadinya penurunan kuantitas sel darah dalam tubuh biasa disebut Pernicious anemia. Pada umumnya Pernicious anemia ini menyerang organ-organ sistem pencernaan. Penyakit ini mengakibatkan tubuh penderitanya kesulitan untuk menyerap asupan vitamin B12.

5. Pola makan yang tak sehat

Makan teratur sebelum lapar dan berhenti sebelum kekenyangan, perbanyak asupan sayuran dan buah-buahan, hindari makan makanan yang digoreng terlebih lagi menggunakan minyak yang tidak sehat.

Gejala Kanker Lambung yang Sering Diabaikan

gejala kanker lambungPada dasarnya gejala kanker lambung itu ada karena ulah kita sendiri , baik bisa berasal dari kesehatan fisik kita yang kurang terjaga, bisa dari pola makan kita yang kurang teratur dan bisa dari faktor makanan dan minuman yang kita konsumsi sehari-hari.

Sebagian besar orang meremehkan rasa sakit pada bagian perut , karena mungkin dianggapnya gejala maag kambuh, masuk angin atau hanya karena telat makan. Namun rasa sakit itupun tidak kunjung hilang dan semakin hari sakit itu malah menjadi parah. Mengonsumsi obat pun juga tidak membantu.

Karena sakit yang tak kunjung mereda akhirnya sebagian orang menjadikan dokter sebagai tempat harapannya untuk sembuh. Tetapi tidak di sangka , vonis yang menyatakan bahwa orang tersebut terkena gejala kanker lambung yang sudah akut.

Gejala kanker lambung sendiri gejalanya hampir mirip dengan gejala maag yang sering dirasakan oleh beberapa orang, sehingga membuat sebagian orang lengah dan sering mengabaikan.

Beberapa gejala kanker lambung yang sering diderita oleh penderita adalah :

  1. Penderita sering merasakan kembung dan sering bersendawa.
  2. Perut merasa mulas atau terasa sakit.
  3. Sesudah makan , Biasanya penderita merasa bahwa lambung nya terasa penuh.
  4. Penderita merasa Lelah dan berat badan juga terus menurun.
  5. Terakhir penderita kehilangan nafsu makan.

Gejala Kanker Lambung sendiri sebenarnya bisa dicegah, asalkan kita bisa mengontrol pola makan kita dengan teratur, menjaga kesehatan fisik dengan rajin berolahraga dan bisa menghindari makanan maupun minuman yang mengakibatkan asam lambung menjadi meningkat .

Hal ini bisa dicegah dengan sering mengonsumsi makanan yang bergizi, makanan yang mengandung vitamin C, dan menghindari kebiasaan merokok dan minuman yang beralkohol.

Kita seharusnya lebih memperhatikan gejala-gejala yang sering kita rasakan di dalam tubuh kita dan tidak mengabaikannya. Karena orang yang sudah terkena kanker harus rutin melakukan terapi medis ( kemoterapi) dan terapi medis pun tidak mengeluarkan biaya yang sedikit. Maka dari itu sehat itu mahal harganya.

Ciri-Ciri Kanker Lambung

ciri-ciri kanker lambungApakah Anda tahu jika kebanyakan pasien yang menderita kanker lambung ini baru berkonsultasi ketika ia sudah berada pada stadium lanjut.

Sangat disayangkan bukan? Maka dari itu sangat diperlukan pengetahuan mengenai apa saja ciri-ciri kanker lambung tersebut.

Pada artikel berikut ini akan dijelaskan apa saja ciri-ciri kanker lambung yang perlu Anda waspadai sebelum masuk ke kanker stadium lanjut.

Pada tahap awal, kanker lambung akan menampakkan gejala yang bisa Anda lihat seperti berikut ini :

  1. Mudah merasa kenyang meskipun sedikit makan.
  2. Adanya gangguan pencernaan yang tidak kunjung sembuh.
  3. Mudah bersendawa serta terasa seperti ada angin di dalam perut.
  4. Setelah makan perut terasa kembung
  5. Tulang ada atau perut yang terasa sakit
  6. Kesulitan saat menelan
  7. Mual hingga muntah-muntah bahkan bisa disertai dengan muntah yang bercampur dengan darah.

Meski begitu, ada juga tanda-tanda yang menyerupai kanker lambung tersebut sehingga terkadang akan sulit untuk dideteksi pada tahap awalnya. Maka dari itu jika Anda menemui beberapa dari tanda yang telah disebutkan diatas maka ada baiknya Anda segera mengunjungi dokter.

Adapun ciri-ciri kanker lambung lanjutan adalah seperti berikut ini :

  1. Tidak berselera makan
  2. Berat badan turun
  3. Merasa kelelahan
  4. BAB bercampur darah ataupun berwarna hitam
  5. Terdapat benjolan atau pembengkakan di area perut
  6. Anemia
  7. Kulit menguning

Memang benar jika diawalnya ciri-ciri kanker lambung ini tidak terlalu terlihat dengan jelas. Namun lama kelamaan akan berkembang menjadi lebih serius sampai mengganas.

Maka sebelum Anda mengalaminya ada baiknya untuk segera deteksi keluhan-keluhan apa saja yang Anda rasakan dan segera melakukan pemeriksaan ke dokter terdekat agar segera diberikan tindakan yang lebih lanjut.

Pengobatan Kanker Lambung Secara Alami Dan Medis

manfaat jamur maitake sebagai obat kanker dan tumorBagi Anda yang sedang mencari pengobatan kanker lambung maka Anda tentu harus pandai-pandai dalam memutuskan pengobatan mana yang terbaik.

Berikut ini ada beberapa jenis pengobatan mulai jalan medis hingga menggunakan bahan alami yang bisa Anda jadikan petimbangan.

1. Operasi

Salah satu pengobatan kanker lambung yang paling umum digunakan adalah dengan cara operasi. Operasi ini dilakukan pada penderita yang menderita kanker lambung pada tahap awal dan menengah.

Pengobatan ini dilakukan dengan memasukkan semacam alat ke kerongkongan hingga mencapai lokasi kanker atau biasa disebut dengan reseksi endoskopi.

Adapula pengobatan gastrektomi parsial yakni pengangkatan sebagian lambung pada bagian bawahnya yang dirasa belum menyebar ke bagian tengah maupun atas. Namun jika sudah menyebar ke bagian atas dan tengah maka perlu dilakukan proses gastrektomi total yang berupa pengangkatan seluruh lambung.

2. Kemoterapi

Kemoterapi ini dilakukan setelah proses operasi selesai. Hal ini dilakukan dalam rangka menghancurkan sel-sel kanker yang mungkin masih tersisa sehingga nantinya dapat mendukung keberhasilan operasi sebelumnya.

Kemoterapi sendiri dilakukan dengan menyuntikkan obat kanker lambung ke dalam tubuh penderita.

3. Radiopartikel

Metode pengobatan kanker lambung radiopartikel ini dilakukan dengan cara memasukkan partikel 125I ke dalam sel-sel kanker. Adapun sebuah jarum harus dimasukkan ke dalam pusatnya tumor agar energi panas sesaat dapat masuk dan mampu menghentikan pertumbuhan sel-sel dengan cara membakarnya.

4. Sarang semut

Sarang semut juga dapat digunakan sebagai obat herbal. Sarang semut ini berbahan dasar sarang semut Papua yang memang berupa tanaman epifit asli dari tanah Papua. Anda bisa menggunakan tanaman ini untuk membantu proses pemulihan kanker.

5. Jamur maitake

Jamur ini merupakan salah satu jenis jamur yang hidupnya hanya pada kondisi-kondisi tertentu. Khususnya pada tempat yang memiliki kandungan karbondioksida, oksigen dan suhu tertentu.

Adapun khasiat dari jamur ini adalah dapat meningkatkan efektivitas protein serta dapat menghambat pertumbuhan sel kanker pada lambung. Jamur maitake akan membantu menghancurkan sel-sel tumor maupun kanker dengan meningkatkan Sel Kekebalan Tubuh Bawaan didalam tubuh kita.

Selain itu manfaat lainnya juga dapat mengurangi efek samping penggunaan obat seperti rambut rontok, mual dan muntah darah.

Artikel Terkait :